Restrukturisasi Utang Whoosh Diurus Purbaya, Diumumkan AHY

Clara Medium.jpeg

Rabu, 29 April 2026 – 11:43 WIB

Kereta cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh. (Foto: Antara/Abdan Syakura).

Kereta cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh. (Foto: Antara/Abdan Syakura).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani membenarkan bahwa restrukturisasi utang Whoosh atau Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Iya, betul (dibawah Kemenkeu),” ujar Rosan kepada wartawan, di Kemenko Perekonomian, Jakarta, dikutip Rabu (29/4/2026).

Rosan mengatakan, skema restrukturisasi utang proyek Whoosh telah rampung. Nantinya akan diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada bulan Mei.

“Di administrasi ini, nanti sudah diputuskan dan nanti diperiksa secara resminya beliau (AHY) yang umumin sih untuk bentuk-bentuknya seperti apa,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan restrukturisasi utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh telah rampung. Dia juga mengatakan telah bertemu dengan Menteri Keuangan China terkait skema restrukturisasi tersebut.

“Sudah, sudah kelar tinggal diumumkan. Kemarin saya ketemu Menteri Keuangan China, disitu kan ini berhubungan dengan hubungan jangka panjang antara Indonesia dengan China kan, saya bilang ke Menteri Keuangan China Sudah diputuskan tinggal diumumkan. Jadi pihak China gak usah khawatir. Indonesia tidak pernah menyimpang atau tidak pernah melanggar janji. Itu kan kredibilitas kita yang kita jaga Di dunia internasional,” ujar Purbaya kepada wartawan, di Ayana MidPlaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Purbaya mengatakan, ada kemungkinan pemerintah China datang ke Indonesia saat pengumuman tersebut. Meskipun begitu keputusan tersebut berada di tangan pemerintah.

“Bisa ya bisa enggak juga. Kan kita yang nentuin mereka tinggal menikmati. Sama-sama lah dia juga investasi disini kan, Ketika ada loss perusahaan Cina juga loss kan Kita berapa persen dia udah pesan bayarnya gitu kan. Jadi sama-sama agak menderita lah,” kata dia.

Purbaya enggan merinci bagaimana skema yang disiapkan untuk restrukturisasi tersebut. Kata dia pengumuman itu akan disampaikan oleh Menteri Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.

“Nanti setelah diumumkan, setelah diumumkan Pak AHY. Saya pikir saya gak berhak ngomongin sekarang ya,” tutur dia.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang