Resmi Diawasi OJK, Platform Investasi Ini Satukan Akses Saham BEI dan Global

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 24 April 2026 – 03:00 WIB

Ilustrasi. (Desain: Generated GPT Images 2.0)

Ilustrasi. (Desain: Generated GPT Images 2.0)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Platform investasi multi-aset Pluang resmi meluncurkan produk Saham Indonesia yang mengintegrasikan akses pasar modal domestik dan global secara langsung dalam satu ekosistem aplikasi pada Kamis (23/4/2026).

Kehadiran fitur ini memfasilitasi investor ritel untuk mengakses lebih dari 950 saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang kini terpadu dengan pilihan instrumen investasi lain seperti saham Amerika Serikat, aset kripto, emas digital, hingga reksa dana.

 Integrasi ini memungkinkan pengguna melakukan penyeimbangan portofolio (rebalancing) lintas aset secara instan tanpa perlu memindahkan dana antar-platform.

Co-Founder Pluang, Claudia Kolonas, menyatakan bahwa inovasi ini dirancang untuk menjawab tantangan fragmentasi pasar keuangan dan menjembatani kebutuhan 13 juta pengguna aplikasi tersebut akan kemudahan diversifikasi aset.

“Selama ini, ada jarak antara pasar modal domestik dan peluang diversifikasi global. Kami hadir untuk menutup kesenjangan itu. Di tengah gelombang baru ini, partisipasi investor ritel akan menjadi penentu utama stabilitas pasar. 

Pluang hadir untuk menjembatani partisipasi tersebut secara aman dan efisien,” ujar Claudia.

Peluncuran produk ini merespons momentum positif pasar modal seiring dengan penyesuaian bobot indeks MSCI yang menekankan kriteria free float sebesar 15 persen. Hal ini juga didorong oleh lonjakan partisipasi masyarakat, di mana data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah Single Investor Identification (SID) telah menembus 20 juta pada akhir 2025.

Selain kemudahan akses, perusahaan juga menerapkan skema efisiensi biaya transaksi yang kompetitif serta penawaran bonus promosi guna mendorong masuknya investor ritel baru ke pasar ekuitas domestik.

Sebagai informasi, Pluang merupakan perusahaan teknologi kekayaan (wealth-tech) yang didirikan pada tahun 2019. Sebagai jaminan keamanan dan kepatuhan hukum, seluruh entitas layanan dalam ekosistem perusahaan ini beroperasi di bawah pengawasan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), serta Bank Indonesia (BI).

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang