Ramai Dikritik Publik, Prilly Latuconsina Minta Maaf soal Fitur ‘Open to Work’ di LinkedIn

Diana Medium.jpeg

Rabu, 4 Februari 2026 – 10:21 WIB

Aktris Prilly Latuconsina saat menyampaikan permintaan maaf lewat unggahan videonya yang disebar lewat akun media sosial pribadinya @prillylatuconsina96. (Foto: media sosial/ Instagram)

Aktris Prilly Latuconsina saat menyampaikan permintaan maaf lewat unggahan videonya yang disebar lewat akun media sosial pribadinya @prillylatuconsina96. (Foto: media sosial/ Instagram)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Aktris Prilly Latuconsina menyampaikan permintaan maaf melalui laman Instagram pribadinya, usai dikritik masyarakat terkait fitur Open to Work pada laman LinkedIn.

Prilly dinilai tidak memiliki empati terhadap banyaknya pengangguran dan sulitnya publik mendapatkan pekerjaan saat ini.

“Hai semuanya, aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga ngerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman,” ujar Prilly dikutip Rabu (4/2/2026).

Untuk itu, dirinya mengunggah sebuah video untuk mengklarifikasi hal ini dengan itikad baik, sebagai bentuk tanggung jawab dan cara Prilly berkomunikasi dengan netizen.

“Pertama-tama aku minta maaf dengan tulus, kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa enggak nyaman atau kesalahpahaman. Ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan,” tuturnya.

“Aku ingin menegaskan bahwa sejak awal aku tidak pernah berniat untuk bersikap tidak sensitif, apalagi tidak empati terhadap situasi yang sedang banyak dihadapi oleh orang-orang saat ini. Aku sadar posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang,” lanjutnya.

Ia mengaku akhirnya mengerti mengapa konten “Open to Work” pada Linkedin tersebut dapat terasa menyakitkan bagi sebagian pihak.

Prilly menegaskan bila dia ingin menggunakannya, sebagai cara untuk membuka peluang kolaborasi lintas industri dan memperluas jejaring profesional, terutama di bidang atau ruang yang sebelumnya belum pernah dicoba olehnya.

“Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapapun, melainkan sebagai bagian dari proses belajar aku dan upaya aku untuk terus tumbuh. Soal akun LinkedIn yang sempat hilang, aku juga ingin menyampaikan dan menjelaskan secara terbuka bahwa hal tersebut di luar kendaliku, karena saat itu akun LinkedIn ku mengalami lonjakan aktivitas yang sangat tinggi, dan akhirnya sampai saat ini belum bisa dibuka dan sekarang dalam proses pemulihan,” ungkap Prilly.

Ke depannya, Prilly mengaku ingin tetap berkomitmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerja sama, serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyak orang.

“Komitmen ini akan terus menjadi prioritas utamaku. Sekali lagi aku ingin minta maaf, karena telah menimbulkan situasi yang tidak nyaman bagi teman-teman semua. Terima kasih untuk kalian semua atas masukan perhatian dan pengertiannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, aktris Prilly Latuconsina cukup mengejutkan publik baru-baru ini. Pasalnya, dia memajang status ‘open to work‘ pada laman LinkedIn, aplikasi mencari pekerjaan. Hal ini tentu mengundang tanda tanya publik, karena sebagai figur publik Prilly dinilai akan mudah mendapat pekerjaan.

Melalui laman Instagram pribadinya di @prillylatuconsina96, ia menyebut sedang bersemangat untuk mencoba hal baru. Pada tangkapan layar yang diunggah Prilly, ia menyatakan agar publik tak perlu begitu terkejut bila dirinya menyalakan fitur ‘open to work‘.

“Lagi excited coba hal baru. Sudah pernah explore banyak hal juga, dari main film, nulis buku, sampai jadi dosen,” ungkap Prilly dikutip Senin (26/1/2026).

Tak hanya itu, ia kemudian menjabarkan pengalamannya dan ingin mencoba bekerja sebagai sales.

“Selama ini banyak berkutat di industri film dan management business. Sekarang aku penasaran untuk challenge diri di ruang yang berbeda, kayak offline sales experience,” jelasnya.

“Ketemu orang langsung, ngobrol, memahami kebutuhan mereka, sampai belajar bagaimana sebuah produk benar-benar diterima dan dirasakan langsung oleh konsumen,” tutur Prilly.

Tak hanya itu, pemain sinetron Ganteng Ganteng Serigala ini juga menyebut, bila dirinya masih dalam fase eksplorasi dan terbuka untuk mengobrol dengan siapapun yang ada pada laman LinkedIn tersebut.

Hal ini kemudian mendapat berbagai respons dari publik, bahkan kebanyakan netizen menuding bila konten tersebut hanya bagian dari bentuk kerja sama dengan salah satu merek odol terkenal, sehingga membuat mereka geram lantaran kondisi lapangan pekerjaan di Indonesia yang saat ini sulit didapat oleh banyak orang.