Prabowo: Setelah Mobil Nasional, Motor Buatan Anak Negeri Menyusul

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 18 November 2025 – 02:30 WIB

Presiden Prabowo menyampaikan sambutan pada acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, pada Rabu, 29 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo menyampaikan sambutan pada acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, pada Rabu, 29 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Indonesia kembali menegaskan ambisinya menjadi negara maju melalui lompatan teknologi di sektor otomotif. Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia bukan hanya siap memproduksi mobil nasional, tetapi juga motor rakitan anak bangsa. Penegasan itu ia sampaikan saat meluncurkan program interactive flat panel (IFP) atau smartboard di SMP Negeri 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11).

Di hadapan ratusan siswa, Prabowo menyampaikan optimismenya bahwa Indonesia tengah memasuki fase kebangkitan industri. Ia meminta generasi muda untuk belajar lebih giat, karena masa depan industri lokal berada di tangan mereka.

“Semua anak-anak sekolah di Indonesia belajar yang baik, masa depanmu cerah. Indonesia nanti, insya Allah, akan jadi negara yang hebat,” kata Prabowo.

Presiden kemudian menyinggung agenda besar pemerintah dalam memproduksi kendaraan nasional. Perkembangan pabrik, riset, dan kesiapan teknologi disebut sudah mengarah pada fase produksi massal.

“Kita akan punya mobil buatan Indonesia sendiri, motor buatan Indonesia sendiri,” ujarnya.

Pernyataan ini mempertegas arah kebijakan industri otomotif nasional yang belakangan digarap secara serius. Mobil nasional Pindad disebut sudah mendekati tahap akhir, sementara beberapa produsen otomotif global—termasuk Chery—menyatakan kesediaan membantu Indonesia jika diminta. Di sektor motor listrik, sejumlah perusahaan lokal seperti Selis, Viar, hingga United E-Motor juga tengah meningkatkan kapasitas produksi.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menegaskan bahwa transformasi transportasi rakyat turut menjadi prioritas. Ia menyebut tidak ingin lagi melihat becak kayuh beroperasi dengan tenaga manusia, terutama yang dikemudikan para lansia.

“Saya sudah siapkan, nanti semua becak di seluruh Indonesia harus becak pakai motor listrik. Enggak boleh lagi ada pengemudi becak usianya di atas 70 tahun,” tegasnya.

Ia meminta jajaran kementerian segera menyiapkan peta jalan agar program elektrifikasi transportasi rakyat bisa dijalankan tanpa mengorbankan mata pencaharian pengemudi. Program ini disebut sebagai bagian dari visi besar menuju Indonesia Emas 2045.

“Nanti tolong para menteri pikirkan rencana, pokoknya Indonesia akan bangkit bersama-sama. Kita menuju Indonesia yang hebat, Indonesia Emas,” tambahnya.

Topik
Komentar