Prabowo Bertemu Dirut Garuda, Seskab Ungkap Isi Pertemuan

Vonita Medium.jpeg

Selasa, 3 Februari 2026 – 14:35 WIB

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). (Foto: Inilah.com/ Vonita Betalia)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). (Foto: Inilah.com/ Vonita Betalia)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebutkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Glenny Kairupan di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/2/2026), bertujuan untuk memperbesar maskapai nasional tersebut.

Teddy mengatakan Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk membesarkan Garuda Indonesia agar mampu bersaing dengan maskapai lain. “Kita mau memperbesar Garuda, oke? Jangan sampai kalah dengan maskapai lain,” kata Teddy saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Selanjutnya Teddy menyampaikan Presiden memiliki tekad untuk mendorong Garuda Indonesia berkembang lebih besar dan dikenal di tingkat global sebagai maskapai nasional Indonesia.

“Garuda, maskapai nasional kebanggaan Indonesia. Pak Presiden bertekad memperbesar, menduniakan Garuda Indonesia,” tutur Teddy.

Sebelumnya, Presiden Prabowo bersama CEO Embraer Commercial Aviation Arjan Meijer, Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny H. Kairupan, Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi berdiskusi membahas perkembangan terkini industri penerbangan global.

Embraer merupakan produsen pesawat asal Brasil — juga produsen pesawat terbesar ketiga dunia — yang memproduksi berbagai jenis pesawat, mulai dari pesawat komersial sampai dengan pesawat tempur.

Diskusi dengan petinggi Embraer itu berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/2), setelah Presiden Prabowo memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di SICC, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada pagi harinya.

Sekretariat Presiden dalam siaran resminya yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, menjelaskan dalam pertemuan itu Presiden Prabowo beserta petinggi Embraer dan jajaran pejabat serta petinggi BUMN yang hadir turut membahas ekosistem penerbangan di Indonesia dan teknologi-teknologi terbaru di bidang penerbangan, khususnya pesawat, yang dapat diadopsi oleh Indonesia.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memberikan arahan agar Indonesia, termasuk maskapai nasional, mampu mengikuti dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi global,” demikian Sekretariat Presiden dalam siaran resminya.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny, selepas pertemuan, menjelaskan Presiden Prabowo menginginkan industri penerbangan tanah air juga dapat terlibat dalam perkembangan teknologi penerbangan global.

“Ya (membahas, red.) tentang Garuda, tentang pesawat-pesawat yang super-super maju sekarang. Teknologi-teknologi yang maju bagaimana kita ikut juga terlibat di dalam perkembangan teknologi. Itulah yang disampaikan Pak Presiden,” kata Glenny menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui selepas pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta.

Walaupun demikian, Glenny menegaskan sejauh ini belum ada rencana pembelian pesawat baru, termasuk dari Embraer, produsen pesawat yang berpusat di Brazil.

Glenny menambahkan pertemuan di Istana Merdeka itu sebatas diskusi mengenai perkembangan teknologi di dunia penerbangan.