Presiden Prabowo Subianto tiba di tanah air usai merampungkan rangkaian kunjungan ke tiga negara di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). (Foto: Instagram Sekretariat Kabinet).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air usai merampungkan lawatan ke tiga negara dengan membawa sederet hasil konkret yang diklaim strategis bagi kepentingan nasional, mulai dari investasi, kerja sama pendidikan, hingga diplomasi perdamaian global.
Kedatangan Prabowo disambut sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, serta Kepala Sekretariat Pribadi Presiden Rizky Irmansyah.
“Pada Sabtu sore menjelang malam, 24 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto tiba di tanah air dengan menggunakan pesawat maskapai nasional Garuda Indonesia usai merampungkan rangkaian kunjungan ke tiga negara,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Minggu (25/1/2026).
Teddy menyebut, lawatan luar negeri selama lima hari itu ditutup dengan sejumlah kesepakatan bernilai ekonomi besar. Salah satu yang menonjol adalah kerja sama investasi sektor maritim dengan Inggris senilai 4 miliar poundsterling atau setara Rp90 triliun.
Dalam kesepakatan itu, Indonesia dan Inggris juga menyepakati pembangunan 1.582 kapal ikan yang akan diproduksi di dalam negeri dan diproyeksikan menyerap hingga 600 ribu tenaga kerja.
Di sektor pendidikan, pemerintah membuka kerja sama dengan 24 universitas terkemuka di Inggris Raya, terutama untuk pengembangan pendidikan kedokteran serta bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Dari sisi diplomasi global, Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace (BOP) sebagai bagian dari upaya mendorong perdamaian di Gaza. Teddy menilai keterlibatan Indonesia di forum tersebut menunjukkan perkembangan nyata dalam peran diplomasi perdamaian.
Selain itu, Prabowo juga memanfaatkan panggung World Economic Forum (WEF) untuk menyampaikan konsep ekonomi nasional bertajuk “Prabowonomics” di hadapan 65 kepala negara dan sekitar 1.000 CEO perusahaan besar dunia.
Rangkaian kunjungan tersebut juga menghasilkan penguatan kerja sama strategis dengan Pemerintah Prancis di sejumlah sektor, sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan internasional.














