Pemerintah Luncurkan Insentif Pajak Bagi Penulis 1,5 Persen

Clara Medium.jpeg

Selasa, 26 Mei 2026 – 17:13 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Inilah.com/Clara Anna).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Inilah.com/Clara Anna).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pemerintah meluncurkan insentif perpajakan bagi penulis dengan skema Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 1,5 persen dari sebelumnya 6 persen. Kebijakan tersebut masuk dalam paket stimulus ekonomi pada semester II-2026.

“Terkait dengan perpajakan bagi penulis, tadi kita sudah putuskan untuk memberikan insentif pajak untuk penulis diberikan PPh final sebesar 1,5 persen karena ini merupakan janji kampanye Bapak Presiden, maka ini akan segera dilaksanakan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, kepada wartawan di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan alasan pemerintah memberikan insentif tersebut. Hal itu, kata dia, bertujuan untuk mendorong orang-orang yang memiliki keterampilan agar mau menulis buku.

“Karena katanya penulis di sini jumlahnya sedikit. Apalagi penulis-penulis ilmiah gitu. Jadi ini mendorong supaya orang-orang yang punya kemampuan, keahlian, mau nulis buku. Sehingga orang kita makin banyak yang lebih pintar begitu kira-kira,” kata dia.

Meskipun tidak berdampak langsung ke pertumbuhan ekonomi, Bendahara Negara itu mengatakan dampaknya akan terasa untuk jangka panjang. Salah satunya yakni mencerdaskan bangsa.

“Mungkin setelah bukunya keluar setahun-dua tahun yang baca jadi pintar. Yang kedua kan lebih mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satunya dari situ. Orang banyak nulis bahasa Indonesia dan yang baca makin banyak juga. Jadi kita lebih terbuka, lebih melek. Mungkin bukan buku-buku cerita aja, buku ilmiah, buku ekonomi yang bagus. Sehingga pandangan Anda nggak dikuasai oleh ekonomi TikTok,” jelasnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang