Oleh-oleh dari Moskow, Stok Minyak dan LPG Aman!

Clara Medium.jpeg

Rabu, 15 April 2026 – 11:45 WIB

Pertemuan bilateral dengan Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev, di Moskow, Selasa(14/4/2026). (Foto: Dok. ESDM).

Pertemuan bilateral dengan Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev, di Moskow, Selasa(14/4/2026). (Foto: Dok. ESDM).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi Indonesia mendapatkan pasokan cadangan minyak mentah (crude) dan LPG dari Rusia. Hal ini merupakan hasil pertemuan bilateral dengan Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev, di Moskow, Selasa (14/4/2026).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin di Kremlin.

“Hari ini saya baru selesai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Energi Rusia dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan pembicaraan antara Presiden Prabowo dengan Presiden Putin. Alhamdulillah apa yang sudah menjadi kesepakatan itu, kita mendapatkan hasil yang cukup baik dimana kita bisa mendapatkan cadangan crude kita untuk kita nambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian Energi Moskow, dikutip Rabu (15/4/2026).

Selain kepastian suplai, kedua pihak membahas pembangunan fasilitas penyimpanan (storage). Kerja sama akan dijalankan melalui skema antarpemerintah (G2G) maupun bisnis (B2B) demi menjamin ketersediaan energi nasional.

Bahlil menyatakan Indonesia juga terbuka memperluas kolaborasi pada sektor mineral hingga penjajakan nuklir. “Kita ingin semua ini betul-betul memberi kepastian bagi ketahanan energi nasional,” tegasnya.

Langkah ini diambil pemerintah untuk mencari sumber energi alternatif di tengah fluktuasi pasar global.

“Sekali lagi saya merasa senang hari ini karena atas arahan Bapak Presiden Prabowo untuk menindaklanjuti secara tuntas. Dan alhamdulillah sekali lagi saya katakan bahwa insyaallah bisa kita mendapatkan yang baik,” jelas Bahlil.

Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev menyatakan kesiapan negaranya mendukung stabilitas energi Indonesia.

“Sebagai mitra strategis, kami siap berkolaborasi terutama dalam penyediaan minyak dan gas, penyimpanan, maupun kelistrikan dalam hal ini pembangkit listrik tenaga nuklir,” kata Sergey.

Pertemuan ini turut dihadiri perwakilan perusahaan besar Rusia seperti Rosneft, Ruschem, Zahrubesneft, dan Lukoil. Bagi Jakarta, Rusia menjadi mitra penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan pertumbuhan nasional.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang