Nyali Pramono Ciut Hadapi Bocil ARMY, Izinkan BTS Konser di GBK karena Anak

Reza Medium.jpeg

Minggu, 19 April 2026 – 18:58 WIB

Tur Dunia BTS 2026. (Foto: Ypop)

Tur Dunia BTS 2026. (Foto: Ypop)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kesediaannya untuk tidak lagi memaksakan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai lokasi konser grup musik asal Korea Selatan, BTS. Keputusan ini diambil Pramono setelah mengaku diprotes oleh para penggemar BTS (ARMY), termasuk anaknya sendiri.

“Di tahun ini akan ada beberapa konser besar ada Guns N’ Roses, kemudian Metallica, ada The Weeknd, tapi yang ini saya nggak berani ngomong,” kata Pramono dalam acara Halal Bihalal Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB di Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).

Ia bercerita bahwa keinginannya menjadikan JIS sebagai tempat konser BTS sempat memicu reaksi negatif dari para ARMY.

“Karena kemarin saya bilang saya mau BTS-nya main di JIS, waduh ARMY-nya marah semua sama saya. Dan anak saya juga ARMY kebetulan ‘Udah lah bapak biar mainnya di GBK aja,’. Kali ini saya ngalah kalau main di GBK juga nggak apa-apa,” tuturnya.

Pramono menegaskan tidak akan berkomentar lebih jauh mengenai detail teknis lokasi konser tersebut demi kenyamanan para penggemar.

“Anak saya juga ARMY, sampai saya bangun tidur diketok pintu saya ‘Dad, ngapain ngurusin ARMY? Sudahlah biar yang ARMY bisa menikmati’. Saya bilang ‘oke deh mulai hari ini Bapakmu tidak statement lagi’. Jadi menyerahkan kepada Gusti Allah,” ujarnya.

Sebelumnya, saat membuka Musrenbang di Balai Kota Jakarta, Kamis (16/4), Pramono sempat menyatakan sedang memperjuangkan JIS agar terpilih menjadi lokasi konser BTS sebagai tantangan bagi fasilitas stadion tersebut.

“Yang saya belum berhasil itu betul-betul saya ingin BTS main di sana (JIS). Ini lagi fight untuk apakah di JIS atau di GBK,” kata Pramono saat itu.

“Ya walaupun dua-duanya di Jakarta, tapi saya pengen banget apa GBK apa JIS itu mendapatkan tantangan kalau bagaimana kalau BTS main di sana,” tambah dia.

Pramono menilai kehadiran konser berskala internasional merupakan strategi untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang menarik bagi wisatawan. Menurutnya, kegiatan seperti ini terbukti mampu meningkatkan durasi tinggal wisatawan di Jakarta dari rata-rata 1,5 hari menjadi hampir 3 hari.

“Kenapa itu terjadi? Karena mereka merasa bahwa di Jakarta bukan semata-mata kota bisnis tetapi juga menjadi kota wisata. Bahkan wisatanya yang utama itu sekarang adalah wisata belanja,” pungkasnya.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang