Grup Band Metal Hijaber Voice of Baceprot (VoB) Sabet Penghargaan Komunitas Atas Prestasi Internasionalnya dalam acara Halal Bihalal 1447 Hijriah di Gedung Pandansari, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, pada Sabtu (18/4/2026). (Foto: Asgar Jaya)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Trio metal kebanggaan Indonesia asal Garut, Voice of Baceprot (VoB), kembali menorehkan prestasi gemilang. Kali ini, Marsya (vokal & gitar), Widi (bass), dan Sitti (drum) dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Asgar Jaya Award 2026 yang berlangsung meriah di Jakarta, Sabtu (18/4) kemarin.
Penghargaan ini diberikan oleh perkumpulan Asli Garut Jaya (Asgar Jaya), sebuah organisasi kemasyarakatan wadah silaturahmi warga perantauan asal Garut, sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas kontribusi VoB dalam mengharumkan nama Kabupaten Garut di panggung internasional melalui karya musik mereka.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Asgar Jaya, Kang Asep Sulaeman, menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian VoB. Ia menegaskan bahwa VoB adalah representasi sempurna dari semangat juang dan kreativitas anak muda Garut.
“Asgar Jaya Award tahun ini dengan bangga kami berikan kepada Voice of Baceprot. Mereka bukan hanya sekadar bermusik, tetapi telah menjadi duta budaya dan pariwisata Garut yang sangat efektif di dunia. Keberhasilan mereka menembus festival-festival besar dunia, termasuk Glastonbury, menunjukkan bahwa bakat dari ‘Puser Dunia’ (sebutan kelakar untuk Garut) mampu bersaing secara global,” ujar Kang Asep.
Senada dengan Ketua Umum, Ketua Dewan Pembina Asgar Jaya, Kang Burhanuddin Abdullah, juga memberikan pujiannya. Beliau menekankan bahwa VoB adalah bukti nyata bahwa keterbatasan tidak menghalangi mimpi besar.
“Marsya, Widi, dan Sitti telah membuktikan bahwa dengan disiplin, bakat, dan karakter yang kuat, anak desa dari Singajaya bisa mengguncang dunia. Mereka memberikan contoh positif bagi generasi muda Garut untuk berani bermimpi dan berkontribusi nasional maupun internasional,” tutur Kang Burhanuddin.

Reaksi Voice of Baceprot
Menerima penghargaan tersebut, Voice of Baceprot mengaku terharu dan bangga. Melalui Marsya, VoB menyampaikan bahwa penghargaan dari “kasepuhan” dan keluarga besar Asgar Jaya memiliki makna yang sangat personal.
“Terima kasih banyak kepada keluarga besar Asgar Jaya atas penghargaan ini. Ini sangat berarti bagi kami. Garut selalu menjadi rumah, pangkalan di mana kami memulai semuanya,” kata Marsya.
“Meskipun kami sering tampil di luar negeri, identitas kami sebagai ‘Asgar’ (Asli Garut) tidak akan pernah hilang. Penghargaan ini menjadi suntikan energi bagi VoB untuk terus berkarya, tetap rendah hati, dan membawa nama baik Garut serta Indonesia di setiap panggung yang kami jejaki,” tambahnya.

Mengguncang Dunia, Merawat Akar
Asgar Jaya Award 2026 ini melengkapi sederet prestasi internasional VoB. Sebagaimana diketahui, VoB telah sukses melakukan tur Eropa, tur Amerika Serikat, dan puncaknya menjadi musisi Indonesia pertama yang tampil di Glastonbury Festival di Inggris pada tahun 2024 lalu.
Perkumpulan Asgar Jaya sendiri, yang berdiri sejak 15 Februari 1997, memiliki fungsi sebagai sarana komunikasi, koordinasi, dan dukungan bagi warga Garut di seluruh Indonesia dan para diaspora di mancanegara. Pemberian award ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan organisasi terhadap pengembangan potensi ekonomi kreatif dan seni budaya lokal warga Garut.
Acara penganugerahan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh kasepuhan Sunda, pejabat pemerintah, serta ratusan warga Asgar yang memadati lokasi acara untuk ikut merayakan keberhasilan band metal berhijab yang telah menjelma menjadi inspirasi global tersebut.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













