Suasana pertunjukkan di dalam Planetarium TIM, Jakarta Pusat, Sabtu (27/12/2025). (Dokumentasi: Inilah.com/ Reyhaanah)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Prasetyo (46) dan keluarga kecilnya rela berangkat sejak pagi dari Tambun, Bekasi untuk menikmati libur natal 2025 dan tahun baru 2026 di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat. Ia membawa dua anaknya yang masih balita beserta istri ke TIM, untuk menonton pertunjukkan Teater Bintang Planetarium yang akhirnya sudah buka selama belasan tahun ditutup.
“Kami Alhamdulillah dari jam 9 pagi ke sini, mau liburan sambil belajar untuk anak-anak. Dapat pertunjukan siang ke sore ini karena memang kan kuotanya banyak yang online dan on the spot. Jadi kita waiting list dulu,” katanya saat berbincang dengan Inilah.com di lokasi, Sabtu (27/12/2025)
Meski menunggu berjam-jam, Prasetyo mengaku senang karena sang anak tak menunjukkan rasa lelah atau pun bosan. Terlebih lagi ketika mereka akhirnya mendapatkan tiket untuk menonton pertunjukkan tersebut.
“Kami dapat sesi 3 kan ya ini, tadi di dalam itu seru banget karena mengenal tata surya kita, terus kenalin galaxy ke anak-anak. Jadi ya mengenalkan tata surya, terima kasih Planetarium, ini bermakna buat anak-anak kita,” tuturnya.
Hal serupa dialami Amelina (18) yang merupakan pelajar dari Bekasi. Ia sengaja datang sendirian untuk ‘me time’ dan menikmati wajah Planetarium yang baru.
“Tadi kita 45 menitan pertunjukkan itu kayak pengenalan soal apa aja sih yang ada di luar angkasa,” ucap Amelina.
Tak hanya Amelina, beberapa pengunjung juga katanya nampak bersemangat menikmati pertunjukkan tersebut. Bahkan, teriakan keseruan itu sampai terdengar ke luar arena Planetarium.
“Serunya tuh kita benar-benar di ajak ke luar angkasa gitu. Terus juga jadi tahu kalau, oh ternyata ilmuwan tuh bisa ya sampai ke atas, luar sana, jadi edukasi juga gitu,” ceritanya.
Planetarium TIM Kembali Dibuka Usai 13 Tahun Tutup
Planetarium TIM kembali dibuka setelah 13 tahun lamanya. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan siswa akan mendapat akses gratis selama tiga bulan. Hal itu disampaikanPramono saat meninjau Planetarium TIM, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025). Ia mengungkapkan kebahagiaannya karena dua fasilitas penting di TIM kini kembali bisa dinikmati publik, yakni Paviliun Raden Saleh dan Planetarium Jakarta.
“Setelah 13 tahun, sejak 2012, planetarium yang digagas Bang Ali Sadikin ini alhamdulillah hari ini bisa kita hidupkan kembali,” kata Pramono.
Pramono mengatakan, Planetarium Jakarta akan dilengkapi teknologi terkini, termasuk artificial intelligence (AI) yang memungkinkan interaksi dengan pengunjung.
Pramono akan menggratiskan tiket masuk bagi siswa selama tiga bulan. Kebijakan ini berlaku baik untuk siswa Jakarta maupun dari luar daerah selama masa liburan.
“Untuk pelajar Jakarta yang ingin memanfaatkan ini selama tiga bulan akan kami gratiskan. Tetapi untuk orang tua dan pendamping yang bukan pelajar tetap membayar seperti biasa,” ujarnya.
Pengaturan teknis terkait kuota, mekanisme kunjungan sekolah, hingga tarif umum akan ditetapkan oleh manajemen Planetarium TIM danJakpro. Pramono juga meminta agar kunjungan siswa diatur supaya tidak membludak.
“Maka inilah untuk meng-attract, menarik mereka untuk melihat ini. Dan saya yakin, saya yakin seyakinnya ketika mereka melihat tadi, termasuk artificial intelligence yang ada, saya yakin mereka pasti akan tertarik,” tuturnya.














