Timnas Hoki Es Indonesia di SEA Games 2025 (Foto: X/@ainurrohman)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Tim nasional hoki es Indonesia berhasil membawa pulang medali emas dari SEA Games Thailand 2025, setelah pada final yang berlangsung di Thailand International Ice Hockey Arena, Bangkok, berhasil menang 3-2 atas tuan rumah Thailand, Jumat.
Ini adalah kemenangan bersejarah bagi Indonesia! untuk pertama kalinya, hoki es Indonesia meraih medali emas SEA Games, serta meruntuhkan dominasi Thailand di rumahnya sendiri!
Pada dua edisi SEA Games sebelumnya, Indonesia hanya menjadi juru kunci.
Indonesia sempat tertinggal terlebih dahulu melalui gol Patrick Forstner saat babak pertama menyisakan 5:42 menit, namun pasukan merah-putih berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Jonathan Ryan Ferry Nugraha pada menit 1:33. Babak pertama pun ditutup dengan skor imbang 1-1.
Thailand kemudian merestorasi keunggulannya pada babak kedua saat waktu menyisakan 16:41 menit. Namun Indonesia kembali berhasil menyamakan kedudukan pada babak ketiga saat waktu menyisakan 1:56, dan kemudian mengunci kemenangan melalui gol Saveli Molchanov pada menit terakhir.
Dominasi Sejak Awal
Indonesia membuka penampilannya pada cabang olahraga hoki es dengan kemenangan 6-1 atas Singapura, Rabu (10/12). Pada laga kedua yang berlangsung Kamis (11/12), tim Indonesia menang 5-1 atas Filipina.
Pada laga ketiga yang berlangsung Sabtu (13/12), Indonesia kembali mendulang kemenangan, kali ini menang 3-2 atas Thailand. Kemudian pada laga keempat, Indonesia menang 10-4 atas Malaysia pada Minggu (14/12). Hasil-hasil itu mengantarkan Indonesia menuju semifinal.
Di semifinal, Indonesia menang 8-3 atas Singapura, dan berhak tampil di final, untuk kemudian menutup perjalanan dengan raihan medali emas.
Naturalisasi Jitu
Kemenangan emas di arena hoki es tak lepas dari naturalisasi jitu Pengurus Besar Federasi Hoki Es Indonesia (PB FHEI).
Pada bulan Agustus atau empat bulan sebelum SEA Games 2025, PB FHEI menaturalisasi empat pemain asing dari Rusia. Mereka adalah Evgenii Nurislamov, Adel Khabibullin, Artem Bezrukov, dan Savelii Molchanov.
Dari nama maupun perawakannya, mereka berempat benar-benar asing, dan memang tidak ada garis keturunan Indonesia seperti naturalisasi dalam sepak bola.
Namun hal itu sesuai dengan aturan.”Nah kalau peraturannya di olahraga hoki es, untuk bisa bertanding mewakili Indonesia itu memang ada satu persyaratannya lagi, pemain dari luar negeri tersebut harus bermain di liga lokal, minimum selama 2 tahun,” kata Sekretaris Jenderal FHEI Wiwin Salim, di Jakarta, Minggu (31/8).
“Jadi ini mereka sudah cukup lama ada di komunitas hoki es. Dan untuk dua pemain yang muda itu memang kita scouting dari Rusia, yang kira-kira punya potensi, tapi mereka belum pernah mewakili negara Rusia,” lanjut dia.
Emas SEA Games hanya Awal
Sukses medali emas SEA Games 2025 rupanya hanya target awal dari Hoki es Indonesia.
Sekretaris Jenderal FHEI Wiwin Salim menyebut Timnas Hoki Es Indonesia punya tujuan tampil kompetitif di level Asia, hingga berbicara banyak di kompetisi dunia.
“Untuk SEA Games, memang kita, tujuan utamanya kita untuk SEA Games di Thailand di tahun 2025. Tapi ini juga ada rencana yang jangka menengahnya itu, SEA Games 2027 itu di Malaysia dan hoki es akan dipertandingkan, dan juga (SEA Games) 2029 di Singapura, itu juga akan ada pertandingan hoki es,” ujar Wiwin.
“Selain itu juga adalah, keikutsertaan serta kita di World Championship. Jadi Indonesia sudah tiga kali mengikuti World Championship, dan kita ada di divisi 4, dan pastinya dengan perkembangan naturalisasi ini, kita mengharapkan bisa membawa Indonesia untuk menjadi lebih baik lagi di World Championship,” tambah dia.














