Nikita Khaikin dari Bodo/Glimt menangkap bola saat berada di bawah tekanan dari Manuel Akanji dari FC Internazionale Milano selama pertandingan Leg Pertama Play-off Knockout Liga Champions UEFA 2025/26 antara FK Bodo/Glimt dan FC Internazionale Milano di Stadion Aspmyra pada 18 Februari 2026 di Bodo, Norwegia. (Foto: Martin Ole Wold/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Inter Milan pulang dengan beban berat setelah takluk 1-3 dari Bodø/Glimt pada leg pertama play-off 16 besar Liga Champions 2025/2026 di Aspmyra Stadion, Norwegia, Rabu (18/2) malam waktu setempat. Dua gol tuan rumah dalam rentang tiga menit di babak kedua menjadi titik balik yang membuat peluang Nerazzurri menipis.
Sejak awal, laga diselimuti perdebatan soal lapangan sintetis dan suhu dingin ekstrem di Bodø. Namun faktor teknis di lapangan justru lebih menentukan. Tuan rumah membuka keunggulan lewat Sondre Brunstad Fet setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Inter dan menaklukkan Yann Sommer.
Inter merespons sepuluh menit kemudian. Umpan silang Nicolo Barella disundul Carlos Augusto dan diselesaikan Francesco Pio Esposito untuk menyamakan kedudukan 1-1. Meski sempat menguasai tempo, Inter gagal menciptakan peluang bersih tambahan sebelum turun minum.

Babak kedua sempat memberi harapan bagi tim asuhan Cristian Chivu. Lautaro Martinez membentur mistar, sementara tendangan bebas Carlos Augusto diamankan kiper Nikita Haikin. Namun momentum itu tidak dimaksimalkan.
Kesalahan Carlos Augusto di area berbahaya memberi peluang bagi Jens Petter Hauge untuk membawa Bodø/Glimt kembali unggul. Tiga menit berselang, Kasper Høgh menambah gol ketiga lewat penyelesaian jarak dekat setelah kerja sama apik Ole Blomberg di sisi kanan.
Inter semakin terpukul setelah Lautaro mengalami masalah pada betis dan harus digantikan Marcus Thuram. Pergantian itu tidak memberi dampak signifikan. Serangan Inter kehilangan intensitas dan koordinasi, sementara tuan rumah mampu mengontrol ritme hingga peluit akhir.
Kekalahan 1-3 membuat Inter wajib menang dengan selisih minimal dua gol di leg kedua di San Siro pekan depan untuk menjaga asa lolos. Bodø/Glimt kini memegang keunggulan dua gol yang memberi mereka posisi strategis menjelang laga penentuan di Italia.










