BNI Himpun USD700 Juta, AT1 Diserbu Investor hingga Oversubscribe 3,6 Kali

Nebby Medium.jpeg

Kamis, 30 April 2026 – 10:45 WIB

Gedung BNI 46. (Foto: Humas BNI).

Gedung BNI 46. (Foto: Humas BNI).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menambah kekuatan modal melalui penerbitan instrumen Additional Tier-1 (AT1) Perpetual Non-Cumulative Capital Securities senilai USD700 juta atau setara sekitar Rp11,9 triliun. Aksi ini dilakukan pada 15 April 2026.

Instrumen tersebut mendapat respons kuat dari pasar global. Permintaan investor tercatat melampaui USD2,5 miliar atau mengalami kelebihan permintaan hingga 3,6 kali dari nilai yang ditawarkan.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan penerbitan ini merupakan yang kedua setelah aksi serupa pada 2021 dengan nilai USD600 juta.

“Sebagai salah satu bank sistemik di Indonesia, BNI ingin memastikan bahwa perannya sebagai agen pertumbuhan ekonomi nasional dapat semakin kokoh melalui struktur permodalan yang kuat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan perusahaan di tengah dinamika ekonomi global sekaligus menopang ekspansi bisnis jangka panjang.

Instrumen AT1 yang diterbitkan memiliki karakteristik sebagai modal tambahan dengan sifat subordinasi, tanpa jatuh tempo (perpetual), serta imbal hasil yang tidak diakumulasikan.

Penerbitan dilakukan mengacu pada Regulation S dalam US Securities Act dan dicatatkan di Singapore Exchange (SGX). Hal ini sekaligus memperluas akses BNI ke pasar keuangan internasional.

Tingginya minat investor dinilai mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental serta prospek kinerja perseroan. Basis investor juga semakin beragam, mencakup kawasan Asia Pasifik, Eropa, Timur Tengah, hingga offshore Amerika Serikat.

Di sisi lain, BNI juga menyiapkan langkah pengelolaan modal dengan rencana pembelian kembali (buyback) instrumen AT1 yang diterbitkan pada 2021 melalui mekanisme tender offer sekitar 94,7% dari total yang beredar. Langkah ini ditempuh untuk mengoptimalkan struktur permodalan secara keseluruhan.

Keberhasilan penerbitan ini memperkuat posisi BNI sebagai salah satu bank nasional yang aktif memanfaatkan pasar global untuk mendukung permodalan dan ekspansi bisnis.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang