Bayern Munchen vs Real Madrid: Unggul Agregat, Manuel Neuer Ogah Jemawa

Penjaga gawang sekaligus kapten Bayern Munchen, Manuel Neuer, menegaskan bahwa timnya pantang bersikap terlalu percaya diri (overconfident) menjelang laga penentuan leg kedua perempat final Liga Champions melawan Real Madrid. 

Laga krusial ini akan digelar di Allianz Arena pada Kamis (16/4) dini hari pukul 02.00 WIB.

Bayern menatap leg kedua ini dengan posisi di atas angin setelah sukses mencuri kemenangan berharga 2-1 pada leg pertama di Stadion Santiago Bernabeu pekan lalu. Di atas kertas, skuad Die Roten jelas lebih diunggulkan karena selain memegang keunggulan agregat, mereka juga akan bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri.

Meski demikian, sebagai pemain paling senior di dalam skuad, Neuer menyadari betul bahwa Real Madrid bukanlah lawan sembarangan. Raksasa Spanyol tersebut memiliki kualitas individu dan mentalitas juara yang sangat mumpuni untuk membalikkan keadaan dalam situasi sesulit apa pun.

“Keuntungannya adalah kami memenangkan leg pertama. Meskipun hanya selisih satu gol, hasilnya bisa berbalik arah. Real Madrid adalah lawan yang sulit dan berat, tetapi kami memiliki sedikit keuntungan. Dan kami memiliki keuntungan bahwa para penonton di kandang selalu bersemangat untuk pertandingan seperti ini,” ujar Neuer seperti dikutip dari laman resmi Bayern, Rabu (15/4).

“Kami berada di posisi yang bagus, tetapi kami tidak boleh terlalu percaya diri karena kami telah mengalami bagaimana Real (Madrid) dapat bangkit kembali di masa lalu. Tapi, kami tetap percaya diri,” tegas penjaga gawang berusia 40 tahun tersebut.

real-madrid-cf-v-fc-bayern-munchen-uefa-champions-league-2025-26-quarter-final-first-leg-1170x780.jpg

Bayang-Bayang Tragedi Musim 2023/2024

Sikap waspada Neuer sangat beralasan. Raksasa Bavaria tersebut memiliki catatan sejarah yang cukup pahit setiap kali bersua El Real di fase gugur Liga Champions. Kenangan paling membekas tentu saja terjadi pada musim 2023/2024 lalu.

Saat itu, Bayern Munchen harus tersingkir menyakitkan di babak semifinal. Real Madrid yang diarsiteki Carlo Ancelotti sukses menyingkirkan Bayern dengan agregat 4-3 berkat aksi gemilang Vinicius Junior dan kawan-kawan. Skuad Los Blancos kemudian melaju ke final dan sukses mengangkat trofi Liga Champions ke-15 mereka usai mengalahkan wakil Jerman lainnya, Borussia Dortmund, dengan skor 2-0.

Ketika disinggung apakah pertemuan di Allianz Arena nanti akan mengusung misi balas dendam, Neuer memilih menjawab dengan diplomatis dan enggan terpaku pada masa lalu.

“Ini tim yang berbeda sekarang; ini bukan lagi tentang pertandingan itu. Kami tahu pertandingannya ketat dan apa pun bisa terjadi. Tapi kami memiliki kekuatan tertentu, dan kami akan memberikan yang terbaik di kandang, itulah tujuan kami,” tutup Neuer.

Sebagai catatan, musim ini menandai tahun ke-15 perjalanan karier Manuel Neuer bersama Bayern Munchen sejak didatangkan dari Schalke 04 pada Juli 2011 silam. Selama lebih dari satu dekade, ia tak tergantikan di bawah mistar gawang dan telah mempersembahkan 32 trofi, termasuk 12 gelar Bundesliga dan dua trofi Liga Champions.

Di usianya yang sudah menginjak kepala empat musim ini, Neuer membuktikan bahwa dirinya belum habis dengan mencatatkan 32 penampilan di semua kompetisi dan menorehkan 11 clean sheet (nirbobol).