Fajar Alfian Ungkap Proses Terpilih Jadi Kapten Piala Thomas 2026, Lewat Voting WA

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 15 April 2026 – 18:46 WIB

Ekspresi Fajar Alfian setelah berhasil mencetak poin dalam pertandingan Thomas Cup 2020. (Foto: Instagram @fajaralfian95)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian, mengungkap proses penunjukannya sebagai kapten tim Piala Thomas 2026 yang terbilang tidak biasa. Pemilihan dilakukan melalui voting di grup WhatsApp tim, dengan hasil tipis atas Jonatan Christie.

Fajar menjelaskan, seluruh anggota tim terlibat dalam proses pemungutan suara tersebut. Persaingan berlangsung ketat antara dirinya dan Jonatan sebelum akhirnya ia unggul satu suara.

“Awalnya ditunjuk lewat voting dari grup WA. Kami voting semua dan kemarin cukup ramai antara saya dan Jonatan. Saya menang satu poin,” kata Fajar dalam acara pelepasan atlet di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Penunjukan ini menjadi kali kedua Fajar mengemban peran kapten setelah sebelumnya juga dipercaya pada edisi Piala Thomas 2024. Ia menilai kepercayaan tersebut sebagai tanggung jawab besar sekaligus kehormatan.

“Jadi kapten pasti suatu kebanggaan karena dipercaya sama tim dan teman-teman. Dua tahun lalu juga pernah, jadi semoga pengalaman ini bisa membantu,” ujarnya.

Fajar yang akan berpasangan dengan Muhammad Shohibul Fikri berharap bisa membawa dampak positif bagi tim. Ia ingin menularkan pengalaman dan menjaga atmosfer tim tetap solid selama turnamen berlangsung.

Menurutnya, pengalaman tampil di Piala Thomas sebanyak lima kali menjadi modal penting untuk memimpin tim, terutama dalam menghadapi tekanan di ajang beregu.

Piala Thomas 2026 akan digelar di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei. Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair.

Fajar menilai fase grup akan berlangsung ketat. Ia menyoroti kekuatan Prancis yang baru saja menjuarai Eropa serta Thailand yang memiliki pemain papan atas dunia.

“Di grup tidak ada yang mudah. Prancis punya pemain tunggal bagus dan bisa main rangkap. Thailand juga punya nomor satu dunia. Jadi kami harus siap dari awal,” kata Fajar.

Dengan kombinasi pemain senior dan muda dalam skuad, peran kapten menjadi krusial dalam menjaga stabilitas tim. Fajar diharapkan mampu memimpin Indonesia untuk kembali bersaing hingga fase akhir, seperti dalam tiga edisi terakhir di mana Merah Putih selalu mencapai final.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang