Antonio Conte, Pelatih Kepala Napoli, tiba di stadion sebelum pertandingan Fase Liga Champions UEFA 2025/26 MD4 antara SSC Napoli dan Eintracht Frankfurt di Stadio Diego Armando Maradona pada 4 November 2025 di Naples, Italia. (Foto: UEFA/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kursi pelatih kepala Tim Nasional Italia yang kosong usai pengunduran diri Gennaro Gattuso mulai memanaskan bursa manajer. Kabar terbaru menyebutkan bahwa pelatih Napoli saat ini, Antonio Conte, merasa tergoda untuk kembali turun gunung menukangi skuad Gli Azzurri.
Melansir laporan utama dari La Gazzetta dello Sport pada Minggu (5/4), Conte kini muncul sebagai kandidat terdepan untuk membangkitkan kembali mentalitas Timnas Italia yang tengah terpuruk usai gagal menembus putaran final Piala Dunia 2026.
Meski juru taktik berusia 56 tahun itu masih terikat kontrak di markas Napoli hingga Juni 2027, pihak klub dikabarkan tidak akan keberatan untuk melepasnya. Gazzetta mengklaim bahwa Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, bersedia memberikan lampu hijau bagi kepergian Conte pada musim panas mendatang.
Restu dari De Laurentiis ini diyakini akan semakin mulus terwujud, terutama jika mantan Presiden CONI, Giovanni Malago, terpilih sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) yang baru untuk menggantikan Gabriele Gravina.
Memori Manis dan Pesaing Lainnya
Bagi Conte, menangani Timnas Italia bukanlah sebuah medan yang asing. Ia memiliki rekam jejak yang cukup impresif saat melatih La Nazionale pada periode 2014 hingga 2016. Saat itu, Conte berhasil membawa Italia tampil apik dan melaju hingga babak perempat final Piala Eropa (Euro) 2016, sebelum akhirnya disingkirkan oleh Jerman melalui drama adu penalti.
Berkat pengalaman dan ketegasannya, seluruh elemen di internal FIGC dilaporkan sepakat bahwa Conte adalah sosok yang paling tepat untuk merestorasi kekuatan dan harga diri Azzurri.
Selain Conte, nama Massimiliano Allegri dan Roberto Mancini juga sempat dikaitkan dengan posisi panas tersebut. Namun, peluang keduanya terbilang kecil. Allegri telah menegaskan bahwa dirinya masih bahagia menjabat sebagai pelatih AC Milan. Sementara itu, nama Mancini memicu keraguan dan penolakan publik akibat rekam jejaknya pada tahun 2023 lalu, di mana ia mengundurkan diri secara mendadak lewat surel (email) hanya untuk menerima tawaran melatih Timnas Arab Saudi beberapa pekan kemudian.
Jadwal Penunjukan Pelatih Baru
Mengingat FIGC saat ini juga tengah mengalami kekosongan kursi kepemimpinan, penunjukan pelatih kepala permanen dipastikan tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Pemilihan Presiden FIGC yang baru dijadwalkan baru akan digelar pada 22 Juni mendatang.
Oleh karena itu, pengumuman pelatih baru Timnas Italia diprediksi baru akan terealisasi pada akhir Juni atau awal Juli.
Untuk mengisi kekosongan skuad saat melakoni jadwal laga uji coba persahabatan di bulan Juni, FIGC kemungkinan besar akan menunjuk pelatih interim (caretaker). Nama pelatih veteran, Silvio Baldini, santer dikabarkan akan mengisi posisi sementara tersebut.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









