Dari Yogyakarta, Purbaya Beri Kabar Baik untuk Pelaku Usaha Mikro

Iwan Medium.jpeg

Kamis, 16 Juli 2026 – 19:42 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa tiba di Alun Alun Kidul Kota Yogyakarta. Kamis (16/7/2026). (Foto: ANTARA/Hery Sidik).

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa tiba di Alun Alun Kidul Kota Yogyakarta. Kamis (16/7/2026). (Foto: ANTARA/Hery Sidik).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ini jelas kabar baik untuk pelaku usaha kelas rendahan alias mikro yang modalnya cekak. Pemerintah turunkan bunga kredit usaha mikro bagi pelaku UMKM, dari 22 persen menjadi hanya 8 persen per tahun.

Usai membuka Pasar Rakyat Usaha Mikro di Alun-Alun Kidul Kota Yogyakarta, Kamis sore (16/7/2026), Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan telah menurunkan suku bunga pinjaman untuk pelaku UMKM.

“Pak Presiden Prabowo bahkan sudah memastikan bahwa bunga pinjaman ke Usaha Mikro (UMi) itu bisa turun dari 22 persen ke delapan persen,” kata Purbaya yang tampak gagah dengan blangkon hitamnya.

Kebijakan tersebut, kata Purbaya, dilaksanakan sebagai komitmen Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan pemerintah bahwa penguatan ekonomi UMKM agar terus tumbuh akan selalu diperhatikan.

“Itu salah satu indikasi keberpihakan Bapak Presiden Prabowo terhadap ekonomi Indonesia, terutamanya ekonomi rakyat dan UMKM,” kata Purbaya.

Dia menilai, upaya memperkuat ekonomi UMKM itu sebagai bagian dari langkah yang bisa menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang saat ini melemah akibat sentimen pasar global yang tidak bisa dikendalikan.

“Ada karena beberapa sentimen global di pasar dunia yang kita tidak dapat kendalikan, tapi selama kita pastikan ekonomi Indonesia tumbuh dan usaha-usaha seperti UMKM juga bisa hidup, lama-lama juga rupiah akan menguat,” katanya.

Purbaya mengatakan, hal tersebut karena orang akan berinvestasi di tempat yang ekonomi tumbuh dengan baik dan stabilitas sosial politiknya terjaga.

“Jadi, kalau UMKM bisa tumbuh dengan kuat sudah pasti stabilisasi sosial politik terjaga, dan kita akan pastikan dari Kemenkeu dan pemerintah bahwa ekonomi UMKM diperhatikan ke depannya,” katanya.

Hari ini, Purbaya diagendakan melakukan serangkaian kunjungan kerja di Yogyakarta. Acara utamanya adalah peresmian becak listrik bersama Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan pembukaan Pasar Rakyat UMi 2026 di Alun-Alun Kidul.

Pasar Rakyat UMi 2026 menghadirkan sekitar 200 pelaku UMKM binaan Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan, Pusat Investasi Pemerintah (PIP), yang menawarkan beragam produk unggulan kepada masyarakat.

Selain menjadi ajang promosi dan pemasaran produk UMKM, kegiatan ini juga menyediakan paket sembako murah, berbagai perlombaan dan hiburan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu juga memperkenalkan program Bekalista sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas melalui elektrifikasi becak. Sebanyak 80 penerima manfaat menjadi bagian dari program ini, dengan 15 pengayuh becak hadir mewakili dalam acara tersebut.

Ekosistem Bekalista telah dilengkapi dengan 12 stasiun pengisian daya, satu bengkel mobile, delapan baterai cadangan, serta bengkel induk yang berada di SMK Negeri 3 Yogyakarta. Seluruh pembangunan ekosistem tersebut melibatkan 100 persen tenaga kerja lokal Yogyakarta.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang