Viral Sujud Syukur Ismail Elfath, Wasit Pembawa Hoki Buat Messi

Kemenangan dramatis Tim Nasional Argentina atas Inggris di laga semifinal Piala Dunia 2026 tidak hanya menyisakan kegembiraan bagi La Albiceleste dan duka bagi The Three Lions

Di tengah hiruk-pikuk selebrasi dan isak tangis di Mercedes-Benz Stadium, ada satu momen emosional nan spiritual yang sukses menyita perhatian dunia.

Tepat setelah meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, wasit utama yang memimpin laga, Ismail Elfath, tertangkap kamera langsung bersujud di atas lapangan hijau sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Viralnya Foto Sujud Syukur sang Pengadil Lapangan

Pemandangan mengharukan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Berdasarkan potret viral yang beredar, tampak jelas wasit berompi merah tersebut menundukkan kepalanya hingga menyentuh rumput dalam posisi sujud, tepat di saat para pemain dari kedua kesebelasan tergeletak kelelahan di latar belakang usai bertarung mati-matian selama lebih dari 90 menit.

Momen ini turut dibagikan dan mendapat sorotan dari berbagai akun, salah satunya oleh pengguna media sosial X, @Cool_Ustaz.

“Sementara Argentina merayakan dan Inggris berduka, satu momen paling menonjol di atas segalanya. Begitu wasit Amerika Ismail Elfath meniup peluit akhir, ia segera bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur,” tulis akun tersebut.

Rekam Jejak Kelas Dunia dan Ketegasan di Piala Dunia 2026

Lahir di Casablanca, Maroko, Elfath adalah pengadil lapangan yang mewakili federasi Amerika Serikat. Dalam laga semifinal melawan Inggris, ia didampingi oleh dua asisten wasit, yakni Corey Parker dan Kyle Atkins.

Pujian atas ketenangan Elfath di laga semifinal tidak lepas dari jam terbangnya yang tinggi. Selama perhelatan Piala Dunia 2026 musim panas ini, ia telah dipercaya memimpin tiga laga penting sebelumnya: hasil imbang 2-2 antara Jepang vs Belanda, kemenangan 1-0 Spanyol atas Uruguay, dan kemenangan 2-1 Norwegia atas Brasil di babak 16 besar.

Dalam tiga pertandingan tersebut, Elfath dikenal tidak ragu mengambil keputusan tegas. Ia telah mengeluarkan total enam kartu kuning dan satu kartu merah—yang diberikan kepada pemain sayap Uruguay, Agustín Canobbio, dan diakui sebagai salah satu keputusan kartu merah paling mutlak di turnamen ini.

Pengalamannya di partai puncak juga tak main-main. Elfath tercatat pernah memimpin laga-laga krusial seperti Final Concacaf Champions Cup 2026 antara Toluca vs Tigres, serta Final MLS Cup 2022 yang mempertemukan Philadelphia Union dan LAFC.

“Jimat Keberuntungan” bagi Lionel Messi

Menariknya, penunjukan Ismail Elfath kerap membawa angin segar bagi kapten Argentina, Lionel Messi. Wasit berusia 44 tahun ini secara kebetulan memiliki rekam jejak yang sangat berpihak pada sang megabintang, sehingga kerap dijuluki sebagai “jimat keberuntungan” bagi Messi.

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Elfath bertugas sebagai ofisial keempat di partai final saat Argentina sukses menumbangkan Prancis lewat adu penalti, di mana Messi mencetak dua gol krusial.

Tuah Elfath berlanjut di level klub. Ia adalah wasit utama yang memimpin laga Final Leagues Cup 2023, di mana Messi mencetak satu-satunya gol bagi Inter Miami di waktu normal sebelum akhirnya membawa klub tersebut juara usai memenangi babak adu penalti atas Nashville SC. 

Selain itu, Elfath juga tercatat pernah memimpin tiga laga di kompetisi MLS yang kesemuanya berakhir dengan kemenangan untuk tim yang dibela Messi.

Kini, magis “jimat” Elfath kembali terbukti dengan lolosnya Argentina ke final Piala Dunia 2026. Momen sujud syukurnya di atas rumput Mercedes-Benz Stadium menjadi penutup yang indah, mengingatkan dunia bahwa di balik ketegasan seorang wasit dan magisnya sepak bola, selalu ada ruang untuk menunduk dan berterima kasih kepada Yang Maha Kuasa.