Paket 2 MYP Sulsel Dikebut, Marka Jalan hingga Talud Mulai Terpasang

Ibnu Medium.jpeg

Kamis, 16 Juli 2026 – 18:52 WIB

Paket 2 Program Multi Years Project Sulsel terus berjalan. Ruas Panciro-Batas Kota Makassar hampir rampung, sementara pekerjaan jalan di Gowa, Takalar, dan Jeneponto terus dikebut. (Foto: Pemprov Sulsel)

Paket 2 Program Multi Years Project Sulsel terus berjalan. Ruas Panciro-Batas Kota Makassar hampir rampung, sementara pekerjaan jalan di Gowa, Takalar, dan Jeneponto terus dikebut. (Foto: Pemprov Sulsel)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga pertengahan Juli 2026, sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Gowa, Takalar, dan Jeneponto telah memasuki tahap lanjutan, mulai dari pengaspalan, pemasangan marka jalan, hingga pembangunan infrastruktur pendukung.

Program MYP yang didanai melalui APBD Provinsi Sulawesi Selatan senilai Rp2,5 triliun ini menargetkan penanganan sekitar 1.400 kilometer jalan pada sekitar 100 ruas jalan provinsi di 24 kabupaten/kota selama periode 2025–2027.

Berdasarkan perkembangan terbaru, ruas Panciro–Batas Kota Makassar menjadi salah satu proyek dengan progres paling tinggi. Hingga Juli 2026, pekerjaan telah mencapai 98,46 persen.

Tahap akhir pekerjaan meliputi pemasangan marka jalan, garis penyeberangan pejalan kaki (zebra cross), serta pembangunan pelat beton (plat deuker) di bahu jalan.

Sementara itu, pada ruas Batas Kota Makassar–Bontoramba, pekerjaan pengaspalan lapis aus dan pengecoran bahu jalan masih berlangsung dengan progres mencapai 67,69 persen.

Di ruas Palleko–Towata, pelapisan aspal lapis atas dan pemasangan marka jalan terus dikerjakan dengan progres 27,89 persen.

Sedangkan pemasangan marka jalan di ruas Batas Kabupaten Gowa–Barombong–Batas Kabupaten Takalar telah mencapai 25,85 persen.

Talud dan Drainase Ikut Dibangun

Selain peningkatan kualitas badan jalan, Paket 2 MYP juga mencakup pembangunan infrastruktur penunjang untuk menjaga stabilitas konstruksi jalan.

Pada ruas Batas Kabupaten Gowa–Galesong–Pattallassang, pembangunan talud batu di bahu jalan telah mencapai progres 10,14 persen.

Sementara itu, pembangunan talud penahan tanah di ruas Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto telah mencapai progres 4,53 persen.

Pembangunan talud tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko longsor dan kerusakan badan jalan, terutama pada ruas yang memiliki kontur tanah labil.

Pengawasan Dilakukan Secara Berkala

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, mengatakan seluruh pekerjaan terus dipantau agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Kami terus melakukan pengendalian di lapangan agar pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, dan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Rosyadi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan Program MYP menjadi salah satu proyek strategis untuk meningkatkan kualitas jaringan jalan provinsi.

Melalui percepatan pembangunan infrastruktur di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, program ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung distribusi barang dan jasa guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang