Menjelang peluncuran resmi Galaxy Unpacked 2026, bocoran mengenai harga ponsel lipat terbaru Samsung kembali bermunculan.
Kali ini, laporan dari Korea Selatan menyebut harga lini Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 akan mengalami kenaikan dibanding generasi sebelumnya, didorong oleh melonjaknya biaya komponen memori.
Mengutip media Korea Selatan Bloter, Samsung diperkirakan akan memperkenalkan tiga model ponsel lipat baru, yakni Samsung Galaxy Z Fold 8, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Samsung Galaxy Z Flip 8.
Bocoran Harga Galaxy Z Fold 8 Series
Untuk pasar Korea Selatan, Galaxy Z Fold 8 disebut akan dibanderol mulai 2.278.000 won atau sekitar Rp26,8 juta.
Sementara model tertinggi, Galaxy Z Fold 8 Ultra, diperkirakan dijual mulai 2.577.000 won atau sekitar Rp30,4 juta.
Adapun Galaxy Z Flip 8 diprediksi memiliki harga awal 1.683.000 won atau sekitar Rp19,8 juta.
Jika dibandingkan generasi sebelumnya, Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Galaxy Z Flip 8 disebut mengalami kenaikan harga sekitar 200.000 won atau setara Rp2,3 juta.
Menariknya, Galaxy Z Fold 8 reguler yang dirumorkan hadir dengan desain layar lebih lebar (wide) justru disebut sedikit lebih murah dibanding harga peluncuran Galaxy Z Fold 7 di Korea Selatan.
Harga Eropa Juga Ikut Naik
Rumor serupa juga muncul dari pasar Eropa.
Galaxy Z Fold 8 Ultra dikabarkan akan dijual mulai 2.199 euro atau sekitar Rp45,2 juta untuk varian 256 GB. Harga tersebut naik sekitar 100 euro dibanding pendahulunya.
Sementara Galaxy Z Fold 8 diperkirakan dibanderol mulai 1.999 euro atau sekitar Rp41,1 juta.
Adapun Galaxy Z Flip 8 disebut memiliki harga awal 1.299 euro atau sekitar Rp26,7 juta.
Kenaikan harga juga diperkirakan terjadi pada varian penyimpanan lebih besar, termasuk model 512 GB dan 1 TB.
Harga Memori Jadi Penyebab
Laporan menyebut salah satu penyebab utama kenaikan harga adalah lonjakan biaya chip memori DRAM dan NAND Flash.
Dalam satu tahun terakhir, harga kedua komponen tersebut meningkat tajam sehingga biaya produksi smartphone premium ikut terdongkrak.
Bahkan, porsi biaya komponen memori pada smartphone kelas flagship disebut meningkat dari sekitar 14 persen pada kuartal pertama 2025 menjadi hampir 40 persen pada kuartal ketiga 2026.
Kondisi tersebut membuat produsen smartphone, termasuk Samsung, diperkirakan tidak memiliki banyak pilihan selain menyesuaikan harga jual perangkat.
Fenomena serupa sebelumnya juga telah diungkap sejumlah produsen lain, termasuk Apple yang menyebut kenaikan harga komponen memori menjadi salah satu tantangan terbesar dalam produksi perangkat generasi terbaru.
Meluncur 22 Juli
Samsung diperkirakan akan mengumumkan Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, Galaxy Z Flip 8, serta lini Galaxy Watch terbaru dalam ajang Galaxy Unpacked yang dirumorkan berlangsung di London pada 22 Juli 2026.
Meski bocoran harga terus bermunculan, Samsung hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi mengenai banderol maupun spesifikasi lengkap perangkat tersebut.













