Purbaya Prediksi Defisit APBN 2026 Jadi 2,85 Persen, Setara Rp734,3 Triliun

Clara Medium.jpeg

Rabu, 8 Juli 2026 – 04:09 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: tangkapan layar TV Parlemen).

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: tangkapan layar TV Parlemen).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memprediksikan, defisit APBN 2026 hingga akhir tahun, sebesar 2,85 persen atau Rp734,3 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Outlook defisit APBN tercatat sebesar Rp734,3 triliun dengan persentase sebesar 2,85 persen terhadap PDB. Dengan demikian outlook pembiayaan anggaran menjadi sebesar Rp734,3 triliun,” ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Banggar DPR RI, di Kompleks Parlemen, Selasa (7/7/2025).

Purbaya optimis, realisasi defisit dalam outlook APBN 2026 masih dapat ditekan ke bawah.

Adapun defisit tersebut diperkirakan akan melebar hingga akhir tahun, lantaran belanja negara diproyeksikan mencapai Rp3.942,4 triliun atau setara 102,6 persen. Sementara itu pendapatan negara naik menjadi Rp3.208,1 triliun atau 101,7 persen.”Saya yakin kita bisa menekan defisit ini ke bawah,” kata dia.

Adapun, outlook belanja terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp 3.245,5 triliun atau tumbuh 25,5 persen dan transfer ke daerah sebesar Rp 696,9 triliun atau mencapai 100,6 persen dibandingkan pagu APBN sebesar Rp 693 triliun.

“Outlook belanja ditujukan untuk mendukung program prioritas pembangunan, menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat serta untuk mendukung penyelenggaraan pemerintah daerah, penanggulangan bencana dan tambahan otsus,” ucap dia.

“Selain itu, outlook belanja tersebut sudah memperhitungkan tambahan sebesar Rp 132 triliun untuk pembayaran kewajiban pemerintah subsidi dan kompensasi,” tambahnya.

Sebagai informasi, pada semester I-2026 APBN defisit tercatat Rp 196,5 triliun atau setara dengan 0,76 persen terhadap PDB. Pendapatan tercatat mencapai Rp 1.459,4 triliun atau 46,3 persen dari target APBN dan tumbuh 21,4 persen (yoy).

Penerimaan pajak mencapai Rp1.187,8 triliun, atau setara 44,1 persen dari target APBN. Belanja negara mencapai Rp 1.656,0 triliun atau 43,1 persen dari pagu APBN.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang