Antisipasi Macet GBK Akhir Pekan Ini, Simak Info Rekayasa Lalu Lintas dari Dishub

Ikhsan Medium.jpeg

Jumat, 5 Juni 2026 – 16:47 WIB

Foto udara kawasan GBK Senayan, Jakarta. (Foto: themulia.com)

Foto udara kawasan GBK Senayan, Jakarta. (Foto: themulia.com)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, dipastikan bakal menjadi pusat perhatian sekaligus titik paling padat di Jakarta sepanjang akhir pekan ini. Sederet acara berskala besar, mulai dari konser boyband K-Pop legendaris EXO Planet #6 ExhOrizon di Indonesia Arena, konser intim Raisa ‘Love & Let Go’ di JICC, turnamen bulu tangkis dunia Polytron Indonesia Open 2026 di Istora, hingga turnamen internasional PUBG Mobile Global Open (PMGO) di Tennis Indoor, siap menyedot perhatian puluhan ribu massa sekaligus pada Sabtu (6/6/2026) dan Minggu (7/6/2026).

Menyikapi potensi kelumpuhan arus kendaraan yang bisa menjalar ke jalan-jalan protokol ibu kota, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bergerak cepat dengan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional. Langkah taktis ini diambil demi menjaga urat nadi transportasi Jakarta tetap bergerak di tengah kepungan arus pengunjung yang diperkirakan menembus 37.800 orang pada hari Sabtu, dan melonjak drastis hingga 43.000 orang pada hari Minggu.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menegaskan bahwa jajarannya tak hanya mengandalkan coretan kertas di atas meja, melainkan bakal menerjunkan personel di titik-titik strategis untuk mengatur ritme pergerakan kendaraan di lapangan serta mengawasi ketat praktik parkir liar.

“Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Budi dalam keterangan resminya yang dikutip Jumat (5/6/2026).

Jalur Alternatif Hindari Macet Senayan

Bagi Anda yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk datang ke area Senayan, Dishub DKI Jakarta mengimbau keras agar menghindari ruas jalan di seputar GBK. Sebagai gantinya, para pengguna jalan dapat memanfaatkan rute-rute pengalihan arus yang telah dirancang sedemikian rupa agar perjalanan Anda tidak tersendat.

Berikut adalah panduan lengkap rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif yang disiapkan petugas:

  • Arus dari Blok M menuju Utara (Tanah Abang): Diarahkan melalui Jl. Panglima Polim – Jl. Kyai Maja – Jl. Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City) – Jl. Teuku Nyak Arief – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Penjernihan – Jl. KH. Mas Mansyur, dan seterusnya.
  • Arus dari Blok M menuju ke Barat (Slipi): Bisa melintasi Jl. Panglima Polim – Jl. Kyai Maja – Jl. Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City) – Jl. Teuku Nyak Arief – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Letjen S. Parman, dan seterusnya.
  • Arus dari Blok M menuju Timur (Kampung Melayu): Dialihkan lewat Jl. Trunojoyo – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Gunawarman – Jl. Senopati – Jl. Suryo – Jl. Kapten Tendean – Jl. H.R. Rasuna Said – Jl. Prof. Dr. Satrio – Jl. Raya Casablanca, dan seterusnya.
  • Arus dari Tanah Abang menuju ke Selatan (Blok M): Dapat mengakses Jl. K.H. Mas Mansyur – Jl. Penjernihan – Jl. Penjompongan – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Teuku Nyak Arief – Jl. Kebayoran Baru – Jl. Kyai Maja – Jl. Panglima Polim, dan seterusnya.
  • Arus dari Slipi menuju Selatan (Blok M): Lewat Jl. Letjen S. Parman – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Teuku Nyak Arief – Jl. Kebayoran Baru – Jl. Pakubuwono VI – Jl. Bumi – Jl. Kyai Maja – Jl. Panglima Polim, dan seterusnya.
  • Arus dari Slipi menuju Timur (Tebet): Melalui Jl. S. Parman – Jl. Pejompongan – Jl. Penjernihan – Jl. RM Margono – Jl. Galunggung – Jl. Dr. Saharjo – Jl. Prof. Dr. Soepomo – Jl. MT Haryono, dan seterusnya.
  • Arus dari Tebet menuju Barat (Slipi): Dialihkan ke Jl. Kapten Tendean – Jl. Wolter Monginsidi – Jl. Trunojoyo – Jl. Kyai Maja – Jl. Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City) – Jl. Teuku Nyak Arief – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Letjen S. Parman, dan seterusnya.

Manfaatkan Transportasi Umum

Bagi puluhan ribu penonton yang memegang tiket dan siap meramaikan berbagai pagelaran tersebut, urusan parkir kendaraan sering kali menjadi momok yang melelahkan. Mengantisipasi hal itu, Budi Awaluddin mengingatkan agar penonton tidak nekat meninggalkan kendaraannya di bahu jalan atau menggunakan jasa juru parkir ilegal yang justru berpotensi memicu sumbatan arus lalu lintas.

Pihak pengelola sendiri sebenarnya telah menyediakan 10 kantong parkir resmi di dalam kawasan komplek olahraga Senayan dengan kapasitas daya tampung yang cukup memadai, yakni mampu mengakomodasi 1.957 unit kendaraan roda empat serta 8.229 unit kendaraan roda dua.

Namun, menembus kemacetan di pintu masuk GBK jelas bukan perkara mudah dan rawan menguras emosi. Oleh karena itu, pilihan paling rasional dan bijak yang ditawarkan oleh pemerintah daerah adalah dengan beralih menggunakan moda transportasi umum massal. Kebetulan, kawasan GBK sudah terintegrasi sangat baik dengan jaringan Transjakarta dan moda raya terpadu seperti MRT Jakarta lewat Stasiun Istora Mandiri.

“Penggunaan transportasi umum merupakan pilihan yang paling efektif untuk menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Transjakarta, MRT Jakarta, maupun Commuter Line agar perjalanan lebih nyaman, aman, dan efisien,” pungkas Budi.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang