Peabo Bryson Berpulang di Usia 75 Tahun Usai Alami Stroke

Dunia musik internasional kembali kehilangan salah satu talenta terbaiknya. Penyanyi R&B legendaris Peabo Bryson meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026) sore waktu setempat dalam usia 75 tahun.

Peraih dua Grammy Award tersebut mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Marietta, Georgia. Kabar duka ini datang hanya tiga hari setelah pihak manajemen mengumumkan bahwa Bryson mengalami stroke.

Penyanyi yang memiliki nama lengkap Robert Peapo Bryson itu dikenal luas sebagai sosok di balik sejumlah lagu ikonik Disney yang menemani masa kecil jutaan orang di berbagai belahan dunia. Suaranya yang khas menjadikan dirinya salah satu vokalis pria paling berpengaruh dalam sejarah musik R&B dan adult contemporary.

Perwakilan keluarga menyampaikan bahwa Bryson meninggal dengan tenang didampingi orang-orang terdekat yang selama ini berada di sisinya.

“Berpulang dengan tenang pukul 17.00 waktu setempat, dikelilingi oleh orang-orang yang paling ia cintai.”

Sebelumnya, Bryson juga sempat mengalami serangan jantung besar pada 2019 yang membuat kondisi kesehatannya beberapa kali menjadi perhatian publik.

Dari Carolina Selatan Menuju Panggung Dunia

Lahir pada 13 April 1951 di Greenville, Carolina Selatan, Bryson mulai meniti karier musik profesional setelah menyelesaikan pendidikan menengah. Berkat karakter vokalnya yang hangat dan kemampuan membawakan lagu-lagu balada romantis, namanya perlahan mulai dikenal luas.

Dalam perjalanan kariernya yang berlangsung selama puluhan tahun, Bryson berkembang menjadi salah satu penyanyi R&B paling dihormati di Amerika Serikat. Namun, popularitasnya melejit ke tingkat global ketika dipercaya membawakan lagu tema sejumlah film animasi Disney yang kemudian menjadi fenomena dunia.

Salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya adalah ketika berduet dengan Celine Dion dalam lagu Beauty and the Beast dari film Beauty and the Beast.

Lagu tersebut sukses besar dan menjadi salah satu soundtrack paling dikenang dalam sejarah perfilman animasi.

‘A Whole New World’ yang Mengubah Segalanya

Kesuksesan Bryson berlanjut ketika ia berduet dengan Regina Belle membawakan lagu A Whole New World untuk film Aladdin.

Lagu tersebut mencetak sejarah dengan menempati posisi puncak tangga lagu Billboard Hot 100. Prestasi itu menjadikannya lagu pertama dari film animasi yang berhasil meraih pencapaian bergengsi tersebut.

Sejak saat itu, nama Peabo Bryson nyaris tidak bisa dipisahkan dari era keemasan musik Disney pada dekade 1990-an. Karya-karyanya terus diputar dan dinikmati lintas generasi hingga sekarang.

Tak hanya bersinar lewat proyek Disney, Bryson juga pernah berkolaborasi dengan Kenny G dalam lagu By the Time This Night Is Over.

Lagu itu masuk dalam album Breathless yang mencatat penjualan luar biasa. Di Amerika Serikat saja, album tersebut terjual lebih dari 12 juta kopi dan menjadi salah satu album instrumental paling sukses sepanjang masa.

Kolaborasi tersebut semakin mengukuhkan posisi Bryson sebagai salah satu vokalis pria terbaik di generasinya.

Tinggalkan Keluarga dan Warisan Musik Abadi

Kepergian Bryson meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan musisi, serta para penggemarnya di seluruh dunia.

Ia meninggalkan sang istri, Tanya Bonaface Bryson, dua anak bernama Robert dan Linda, serta tiga orang cucu.

Pihak keluarga menyatakan informasi mengenai prosesi penghormatan terakhir dan pemakaman akan diumumkan dalam waktu mendatang.

Meski sang penyanyi telah berpulang, warisan musik yang ditinggalkannya dipastikan akan terus hidup. Dari panggung R&B hingga soundtrack Disney yang melegenda, suara Peabo Bryson telah menjadi bagian dari memori kolektif jutaan pendengar di seluruh dunia.

Kepergiannya mungkin menutup satu babak penting dalam sejarah musik, tetapi karya-karyanya akan terus dikenang sebagai jejak abadi seorang penyanyi yang berhasil mengubah lagu menjadi kenangan.