Pekerja Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan menggunakan alat berat untuk memperbaiki jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (29/5/2026). (Foto: Antara/Ahmad Naufal Oktavian)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Insiden jalan ambles di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, menjadi titik balik bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membenahi sistem drainase.
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta kini mulai melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap saluran-saluran lama yang tersembunyi di bawah permukaan kota.
Langkah ini dilakukan sebagai respons atas dugaan bahwa amblesnya jalan dipicu oleh keberadaan saluran air lama yang sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi saat ini.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik rawan serupa yang berpotensi memicu kejadian berulang.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin, mengatakan pihaknya akan menelusuri kembali jaringan saluran lama di seluruh wilayah Jakarta, seiring perubahan besar yang terjadi pada tata ruang dan pembangunan kota.
“Kami akan inventarisasi dan mendata saluran di seluruh DKI,” kata Ika, Sabtu (30/5/2026).
Menurutnya, perubahan tata guna lahan yang masif dalam beberapa tahun terakhir membuat banyak saluran lama tidak lagi terpetakan secara optimal.
Bahkan, sejumlah saluran bisa saja masih aktif namun tidak teridentifikasi dengan baik dalam sistem saat ini.
“Ini juga ada hubungannya dengan perubahan tata guna lahan yang terjadi di Jakarta, sehingga saluran-saluran lama harus ditelusuri lagi,” jelasnya.
Selain faktor perubahan ruang kota, SDA juga menyoroti meningkatnya intensitas curah hujan yang memberi tekanan tambahan pada sistem drainase. Kombinasi dua faktor tersebut dinilai memperbesar risiko kerusakan infrastruktur, termasuk amblesnya jalan.
“Pola intensitas hujan yang semakin tinggi sangat berpengaruh terhadap kondisi saluran yang ada,” jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan bahwa pemeliharaan rutin tetap berjalan. Petugas pasukan biru secara berkala melakukan pengurasan saluran guna menjaga aliran air tetap lancar dan mencegah penyumbatan.
Sebelumnya, jalan di Jalan Raya Lenteng Agung dilaporkan ambles dan mengganggu arus lalu lintas. Hasil penelusuran sementara menunjukkan adanya saluran penghubung (PHB) atau gorong-gorong lama di bawah badan jalan yang diduga menjadi salah satu penyebab utama amblesnya permukaan jalan.
Peristiwa ini menjadi alarm serius bagi Pemprov DKI untuk memperkuat pengawasan terhadap infrastruktur bawah tanah yang selama ini tidak terlihat, namun memiliki peran vital dalam menopang ketahanan kota.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













