Mandat Baru Sang Penjaga Integritas: Prof Harris Arthur Kembali Dipercaya Jabat Komisaris WIKA

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Salah satu keputusan krusial dalam rapat tersebut adalah kembali dipercayanya Ketua Umum PERADI Profesional, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., untuk mengemban amanah sebagai Komisaris Independen.

Dalam RUPST yang berlangsung di Wika Tower, Jakarta, Senin (11/5/2026), pemegang saham Seri A Dwiwarna menyepakati susunan baru dewan komisaris dan direksi perusahaan pelat merah tersebut. Sosok Harris Arthur dinilai masih menjadi figur yang tepat untuk mengawal tata kelola perusahaan di tengah tantangan industri konstruksi saat ini.

Perombakan Jajaran Komisaris dan Direksi

Berdasarkan pembacaan surat pemegang saham, posisi Komisaris Utama kini dijabat oleh Apri Artoto. Harris Arthur Hedar bersanding dengan sejumlah nama di jajaran dewan pengawas, yakni Suryo Absorotri Utomo (Komisaris Independen), Aditya Warman (Komisaris Independen), dan Suwarta (Komisaris).

Tak hanya di level pengawasan, perombakan juga menyentuh jajaran direksi. RUPST menetapkan Ketut Pasek Senjaya Putra sebagai Direktur Utama WIKA yang baru. Ia akan dibantu oleh sejumlah direktur di berbagai bidang, mulai dari operasional hingga manajemen risiko dan keuangan.

“Rapat hari ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari persetujuan laporan tahunan 2025, laporan penggunaan dana PMN, hingga perubahan anggaran dasar dan susunan pengurus perseroan,” demikian keterangan resmi dalam rapat tersebut.

Akademisi dengan Rekam Jejak Mumpuni

Kembali terpilihnya Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen WIKA bukanlah tanpa alasan. Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) ini memiliki latar belakang pendidikan hukum yang kuat. Ia menyelesaikan gelar Sarjana dan Magister Hukum di Universitas Narotama Surabaya, sebelum meraih gelar Doktor Hukum di Universitas Jayabaya Jakarta.

Kombinasi antara kedalaman ilmu akademik dan pengalaman praktis sebagai advokat senior menjadikannya sosok yang dianggap mampu memberikan perspektif hukum yang tajam bagi kebijakan-kebijakan strategis WIKA.

Memimpin Era Baru PERADI Profesional

Kiprah Harris Arthur di dunia hukum memang tengah naik daun. Pekan lalu, tepatnya Jumat (8/5), ia baru saja melantik Kepengurusan PERADI Profesional periode 2026–2031 di Hotel Fairmont, Jakarta. Acara tersebut menjadi sorotan karena dihadiri oleh deretan pejabat tinggi negara.

Tercatat hadir dalam pelantikan tersebut Ketua KPK Setyo Budiyanto, Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej, hingga perwakilan dari Jaksa Agung dan Kapolri. Kehadiran tokoh-tokoh kunci dari lembaga penegak hukum dan eksekutif ini menjadi bukti kepercayaan besar terhadap kepemimpinan Harris di organisasi advokat tersebut.

Dalam sambutannya di acara pelantikan tersebut, Harris menegaskan visi besar PERADI Profesional untuk menjadi organisasi yang modern dan berintelektual tanpa menciptakan perpecahan.

“PERADI Profesional hadir bukan untuk menciptakan perpecahan. Tidak ada konflik. Organisasi ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan zaman,” tegas Harris Arthur.

Kini, dengan mandat ganda sebagai pemimpin organisasi advokat dan penjaga integritas di WIKA, publik menanti kiprah nyata Prof. Harris dalam mengawal transparansi dan profesionalisme di tubuh BUMN konstruksi tersebut.

Susunan Pengurus PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Hasil RUPST 11 Mei 2026:

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama: Apri Artoto
  • Komisaris Independen: Suryo Absorotri Utomo
  • Komisaris Independen: Aditya Warman
  • Komisaris Independen: Harris Arthur Hedar
  • Komisaris: Suwarta

Direksi:

  • Direktur Utama: Ketut Pasek Senjaya Putra
  • Direktur Manajemen SDM & Transformasi: Hadjar Seti Adji
  • Direktur Operasi I: Hananto Aji
  • Direktur Operasi II: Sonny Setyadhy
  • Direktur Manajemen Risiko & Legal: Vera Kirana
  • Direktur Keuangan: Mulyadi