Ilustrasi – Sejumlah calon penumpang beraktivitas di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (Foto: ANTARA/Azmi Samsul M).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur) secara global. Kondisi ini memaksa sejumlah maskapai penerbangan melakukan penyesuaian tarif tiket secara drastis untuk rute domestik maupun internasional guna menjaga keberlanjutan operasional.
Harga avtur di pasar global saat ini tercatat melonjak hingga kisaran 150-200 dolar AS (sekitar Rp2,5 juta hingga Rp3,4 juta) per barel. Merespons dinamika global tersebut, PT Pertamina (Persero) telah menaikkan harga jual avtur hingga 72,45 persen sejak 1 April 2026. Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, harga bahan bakar pesawat ini menembus angka Rp23.551 per liter.
Tingginya beban biaya operasional membuat maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke Indonesia menaikkan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) hingga 38 persen.
Lonjakan Tarif Internasional dan Domestik
Berdasarkan pantauan platform pemesanan tiket penerbangan untuk periode keberangkatan 17-19 April 2026, lonjakan harga tiket pulang-pergi (PP) sangat terasa di berbagai rute.
Pada rute internasional jarak dekat, tiket Jakarta-Singapura kini dibanderol di kisaran Rp4 juta-Rp4,3 juta dari harga normal Rp1,75 juta-Rp2,65 juta. Tiket penerbangan Jakarta-Bangkok mencatatkan kenaikan signifikan menjadi Rp6,5 juta-Rp7,8 juta (normal Rp3,25 juta-Rp4,85 juta). Sementara itu, rute Jakarta-Kuala Lumpur naik ke level Rp2,7 juta-Rp2,8 juta.
Kenaikan tajam juga melanda rute domestik. Rute penerbangan Jakarta-Bali mengalami lonjakan paling ekstrem, dengan harga tiket PP menembus Rp3,6 juta hingga Rp4 juta (normal Rp1,95 juta-Rp2,45 juta). Untuk rute ini, maskapai Batik Air mematok tarif tertinggi sebesar Rp4,08 juta, disusul Lion Air (Rp3,7 juta), Citilink (Rp3,69 juta), dan Garuda Indonesia (Rp3,68 juta).
Rute-rute utama lainnya turut terdampak. Harga tiket PP Jakarta-Medan kini bertengger di kisaran Rp3,5 juta-Rp4,6 juta, dengan Garuda Indonesia menawarkan tarif tertinggi. Sementara tiket rute Jakarta-Surabaya naik menjadi Rp2,4 juta-Rp2,5 juta, dan rute Jakarta-Makassar kini dipatok pada harga Rp3,4 juta hingga Rp3,7 juta.
Intervensi Pemerintah
Merespons fenomena mahalnya harga tiket pesawat akibat lonjakan harga avtur, pemerintah segera mengambil langkah intervensi. Guna menjaga daya beli masyarakat dan pergerakan penumpang, pemerintah menetapkan batas maksimal kenaikan harga tiket domestik hanya pada rentang 9 hingga 13 persen.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













