Kata Istana soal Misteri 2 Kapal Tanker hingga Dugaan Lobi-lobi Status Hukum Riza Chalid

Vonita Medium.jpeg

Minggu, 5 April 2026 – 16:06 WIB

Ilustrasi--Kapal kargo minyak milik Pertamina sempat berbalik arah pada Maret 2026, diduga atas perintah M Riza Chalid yang berstatus buronan internasional kasus korupsi tata kelola migas. (Foto: Inilah.com).

Ilustrasi–Kapal kargo minyak milik Pertamina sempat berbalik arah pada Maret 2026, diduga atas perintah M Riza Chalid yang berstatus buronan internasional kasus korupsi tata kelola migas. (Foto: Inilah.com).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Dua kapal tanker raksasa jenis VLCC pesanan PT Pertamina mendadak putar haluan dari perairan Indonesia. Padahal, kapal kargo minyak mentah asal Singapura itu sudah mengantongi kontrak pembelian yang diteken sah.

Bukannya bersandar, kapal-kapal ini malah balik kanan, sebuah anomali yang kembali menyeret nama buronan kakap, Mohammad Riza Chalid (MRC).

Muncul dugaan kuat adanya campur tangan Riza Chalid di balik insiden ini. Kabarnya, ada ketakutan kapal tersebut bakal disita sebagai barang bukti kasus korupsi yang membelit namanya. Urusan ini pun konon mendapat atensi khusus dari Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana, Jumat (13/3/2026).

Sorotan kian tajam saat Prabowo menjamu Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, di Istana Merdeka pada 27 Maret 2026 lalu. Kabar yang beredar menyebut pertemuan itu juga menyenggol status hukum Riza Chalid, termasuk selentingan adanya tawaran agar sang saudagar minyak bisa terbebas dari status buron.

Lobi-lobi ini dinilai masuk akal mengingat kedekatan Anwar Ibrahim dengan Riza yang pernah diakui secara terbuka dalam pertemuan dengan para pemred media di Jakarta, 29 Juli 2025. Jejak digital pun bicara, Anwar pernah mengenalkan Riza kepada Sultan Kedah pada Oktober 2022, sebagaimana unggahan akun Instagram Kedah Royal Family.

Inilah.com sudah berupaya mengonfirmasi kabar-kabar ini ke pihak Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan, hingga Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Hanya Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra yang merespons.

Yusril mengaku tidak tahu-menahu soal dugaan keterlibatan Riza Chalid dalam polemik tanker Pertamina maupun isu pembahasan status hukum sang buron saat kunjungan Anwar Ibrahim.

“Saya tidak mengetahui hal tersebut,” kata Yusril saat dikonfirmasi Inilah.com, Minggu (5/4/2026).

Riza Chalid sendiri dikenal sebagai pengusaha minyak yang tengah dicari aparat penegak hukum di berbagai negara. Hal itu terkait statusnya sebagai buron internasional dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina periode 2018–2023 yang merugikan negara hingga Rp285 triliun.

Kini, pemerintah Indonesia bersiap mengambil langkah perlawanan atas aksi putar haluan kapal tanker tersebut. Maklum, stok minyak mentah itu sangat krusial untuk mengamankan pasokan bahan bakar.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang