Hilal Dipantau di 6 Titik Aceh, Posisi Belum Sesuai Kriteria MABIMS

Nebby Medium.jpeg

Selasa, 17 Maret 2026 – 20:44 WIB

Petugas memantau penampakan hilal untuk menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Jami Al-Musari'in Basmol, Jakarta, Selasa (17/2/2026). (Foto: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/foc).

Petugas memantau penampakan hilal untuk menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Jami Al-Musari’in Basmol, Jakarta, Selasa (17/2/2026). (Foto: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/foc).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh menyiapkan enam titik pengamatan hilal untuk menentukan awal 1 Syawal 1447 Hijriah/2026.

Pengamatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (19/3) dan dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah di Aceh.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, mengatakan pemantauan hilal akan menggunakan teleskop astronomi serta sejumlah instrumen pendukung lainnya.

“Pemantauan menggunakan teleskop astronomi serta beberapa instrumen lainnya, dimulai setelah Shalat Ashar pada Kamis (19/3), dan akan didahului dengan pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat dan ahli astronomi Aceh,” kata Azhari di Banda Aceh, Selasa (17/3/2026).

Enam lokasi pengamatan tersebut meliputi Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang di Lhoknga, Aceh Besar, Tugu Nol Kilometer di Kota Sabang, Bukit Blang Tiron, Perta Arun Gas di Lhokseumawe, Pantai Lhok Geulumpang di Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, POB Suak Geudubang di Aceh Barat, serta Pantai Nancala di Teupah Barat, Simeulue.

Azhari menjelaskan, pelaksanaan rukyat hilal di daerah akan dilakukan bersamaan dengan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Republik Indonesia di Jakarta pada hari yang sama.

Hasil pemantauan dari seluruh daerah nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat, sebelum diumumkan secara resmi oleh Menteri Agama.

Personel Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Gorontalo mengamati posisi hilal dengan menggunakan teropong di Kota Gorontalo, Gorontalo, Selasa (17/2/2026). (Foto: Antara Foto/Adiwinata Solihin/foc).
Personel Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Gorontalo mengamati posisi hilal dengan menggunakan teropong di Kota Gorontalo, Gorontalo, Selasa (17/2/2026). (Foto: Antara Foto/Adiwinata Solihin/foc).

“Masyarakat diharapkan menunggu penetapan awal bulan Syawal 1447 H oleh pemerintah pada Kamis, 19 Maret 2026, sekitar pukul 19.30 WIB,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan apabila terdapat perbedaan dalam penetapan Hari Raya Idul Fitri.

“Apabila terdapat perbedaan, tetap saling menghargai dan menghormati, karena masing-masing memiliki landasan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Tim Falakiyah Kemenag Aceh Alfirdaus Putra menjelaskan posisi hilal pada 29 Ramadhan masih berada di bawah kriteria imkan rukyat yang digunakan negara-negara anggota MABIMS, yakni Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura.

Ia menyebutkan, kriteria MABIMS mensyaratkan hilal dapat diamati jika memiliki ketinggian minimal 3 derajat di atas ufuk dan elongasi minimal 6,4 derajat antara matahari dan bulan.

Berdasarkan perhitungan, ketinggian hilal pada 29 Ramadhan berada di kisaran 1,25 derajat di Papua hingga 3,1 derajat di Aceh. Namun, nilai elongasi masih berada di bawah standar, yakni sekitar 4,5 derajat di Papua dan 6,1 derajat di Aceh.

“Kondisi ini menyebabkan cahaya matahari lebih kuat dibandingkan pantulan cahaya bulan saat rukyat,” katanya.

Ia menambahkan, secara empiris hilal belum pernah teramati pada elongasi di bawah 6,4 derajat, sementara pada pengamatan kali ini angkanya masih berada di bawah batas tersebut.

Meski demikian, rukyat hilal tetap akan dilakukan. Hasil pengamatan nantinya dapat menjadi bahan evaluasi terhadap kriteria imkan rukyat jika hilal berhasil terlihat dan terdokumentasi.

Alfirdaus menyebutkan, apabila hilal terlihat pada Kamis (19/3) malam, maka 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Jumat (20/3). Sebaliknya, jika tidak terlihat, bulan Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari sehingga Idul Fitri jatuh pada Sabtu (21/3).

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang