Jelang Tampil di FIFA Series, Maarten Paes Dapat ‘Tamparan’ Pedas dari Legenda Ajax

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Rabu, 11 Maret 2026 – 17:28 WIB

Kiper timnas Indonesia, Maarten Paes, saat bertanding untuk timnas Indonesia melawan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. (Foto: Instagram @maartenpaes)

Kiper timnas Indonesia, Maarten Paes, saat bertanding untuk timnas Indonesia melawan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. (Foto: Instagram @maartenpaes)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes mendapat kritikan tajam dari legenda Ajax Amsterdam Rafael van der Vaart buntut pernyataannya baru-baru ini.

Paes mendapat sorotan tak lama setelah mengutarakan kekecewaannya terhadap penampilan Ajax pasca-takluk dari FC Groningen dalam lanjutan Eredivisie Liga Belanda 2025/2026. Dalam laga yang berlangsung, Sabtu (7/3/2026) tim asal kota Amsterdam takluk 1-3 dari Groningen.

Kekalahan itu menambah catatan minor Paes dan kolega yang gagal meraih kemenangan di tiga laga terakhir mereka.

Paes pun tak menampik, penampilannya di bawah mistar belum maksimal. Hanya saja, ia juga melihat secara kolektif kalau Ajax memang tampil mengecewakan di bawah asuhan Fred Grim.

“Setelah tertinggal 1-2, kami sama sekali tidak menunjukkan bahwa kami adalah sebuah tim. Itu menyakitkan. Saya selalu melihat diri saya sendiri lebih dulu,” kata Paes dikutip dari VoetbalPrimeur, Rabu (11/3/2026).

“Saya bukan tipikal yang menyalahkan orang lain, saya sudah dewasa, jadi saya mengambil tanggung jawab itu. Tetapi, saya rasa kalian juga melihat bahwa pada akhirnya kami saling mengecewakan sebagai tim,” ujar sang kiper melanjutkan.

Namun alih-alih mendapat respons positif atas kritikannya terhadap penampilan Ajax, Paes justru ‘ditampar’ oleh pernyataan pedas sang legenda van der Vaart. Menurut dia, Paes tidak pantas melontarkan komentar seperti itu, apalagi dengan statusnya sebagai pemain baru yang didatangkan pada pertengahan musim.

van der Vaart berujar, apabila dia punya kewenangan soal transfer Ajax, ia sudah pasti akan memulangkan lagi Paes ke klub lamanya FC Dallas di Amerika Serikat.

“Saya akan langsung memulangkan kiper itu ke, dari mana dia berasal, Amerika? Dia baru saja datang dan masih harus membuktikan dirinya,” ujar van der Vaart dalam program Ziggo Sport.

“Lalu dia bilang tim ini bukan sebuah tim, menurut saya itu terlalu mudah untuk diucapkan. Dia menepis satu bola, berlari keluar dari kotak penalti, lalu memaki semua orang. Saya sama sekali tidak suka dengan sikap seperti itu,” katanya melanjutkan.

Jika ditelisik, Ajax memang tidak menunjukkan performa maksimal saat menghadapi Groningen. Lini belakang yang rapuh jadi salah satu faktor bersarangnya tiga gol ke gawang Maarten Paes. Apalagi ketiga gol lahir imbas kegagalan pemain Ajax membaca situasi serta mengantisipasi serangan lawan.

Gol pertama hadir sangat cepat pada menit keenam lewat Thom van Bergen. Ia menerima umpan terobosan dari Dies Janse yang menembus celah pertahanan Ajax. Van Bergen kemudian berlari lebih cepat dari dua pemain bertahan sebelum menaklukkan Maarten Paes.

Paes sempat maju untuk mempersempit ruang tembak, tetapi sepakan keras Van Bergen tetap meluncur ke gawang. Kerapuhan di lini belakang Ajax kembali dimanfaatkan Groningen di babak kedua hingga mereka mampu menambah dua gol lagi.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang