BMKG Bawa Kabar Baik Sekaligus Buruk soal Gerhana Bulan Total Malam Ini, Ada Apa?

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 3 Maret 2026 – 11:49 WIB

Fase gerhana bulan total terlihat dengan latar Tugu Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (8/9/2025). (Foto: Antara)

Fase gerhana bulan total terlihat dengan latar Tugu Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (8/9/2025). (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Warga RI bersiaplah menengadah ke langit malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena astronomis Gerhana Bulan Total khususnya juga akan menyambangi langit Aceh pada Selasa (3/3).

Meski letak geografis membuat Aceh tidak dapat menyaksikan keseluruhan prosesi kosmik ini dari awal, masyarakat setempat masih memiliki kesempatan emas untuk mengamati tiga fase akhir dari fenomena yang kerap dijuluki Blood Moon (Bulan Merah Darah) tersebut.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, menjelaskan mekanika langit di balik fenomena ini. Gerhana bulan total terjadi ketika letak Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus yang presisi di bidang tata surya.

“Kondisi ini menyebabkan Bulan memasuki bayangan inti (umbra) Bumi, sehingga permukaannya [Bulan] akan tampak memantulkan cahaya berwarna kemerahan,” terang Andi di Banda Aceh, Senin.

Mengapa Aceh Melewatkan Puncak Gerhana?

Dalam astronomi observasional, posisi menentukan visibilitas. Di wilayah Aceh, Bulan baru terbit di ufuk timur ketika fase totalitas gerhana sudah hampir rampung. Konsekuensinya, fase awal hingga puncak gerhana—saat Bulan sepenuhnya tertelan bayangan umbra Bumi—terjadi di bawah garis cakrawala sehingga tidak terlihat dari Aceh.

“Saat Bulan muncul di ufuk timur, gerhana sudah memasuki akhir fase total. Setelah itu akan langsung berlanjut ke fase sebagian, hingga akhirnya benar-benar berakhir,” lanjut Andi.

Jadwal Tiga Fase Pengamatan di Aceh

Bagi para penikmat langit malam maupun warga awam, tidak perlu khawatir kehilangan momen. Berikut adalah garis waktu (timeline) tiga fase gerhana yang valid untuk diamati dari wilayah Aceh:

Pukul 19.03 WIB: Fase Gerhana Total Berakhir (U3).

Pukul 20.17 WIB: Fase Gerhana Sebagian Berakhir (U4).

Pukul 21.24 WIB: Fase Gerhana Penumbra Berakhir (P4).

Syarat Pengamatan Optimal

Kabar baiknya, atraksi alam ini sepenuhnya aman untuk diamati dengan mata telanjang. Masyarakat tidak memerlukan instrumen optik khusus seperti teleskop atau filter cahaya, berbeda dengan aturan ketat saat mengamati gerhana matahari.

Namun, Andi menggarisbawahi dua variabel penentu keberhasilan observasi malam ini.

“Seluruh wilayah Aceh dapat menyaksikan fase akhir gerhana total ini, syarat utamanya adalah kondisi cuaca langit yang cerah dan pandangan ke arah ufuk timur tidak terhalang (oleh bangunan atau pepohonan tinggi),” pungkasnya.