Mayweather Umumkan ‘Comeback’ Usai 9 Tahun Pensiun: Murni Ambisi atau Terdesak Utang?

Ikhsan Medium.jpeg

Sabtu, 21 Februari 2026 – 20:07 WIB

Legenda tinju Floyd Mayweather umumkan kembali bertarung profesional pada 2026. (Foto: Instagram/@floydmayweather)

Legenda tinju Floyd Mayweather umumkan kembali bertarung profesional pada 2026. (Foto: Instagram/@floydmayweather)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Jagat tinju dunia kembali dibuat heboh. Sang legenda tak terkalahkan, Floyd ‘Money’ Mayweather, secara mengejutkan memastikan dirinya bakal kembali naik ring. Setelah sembilan tahun lamanya menepi dari duel profesional —terakhir kali tampil resmi saat menaklukkan bintang UFC Conor McGregor pada 2017— pria bersarung tinju emas ini siap kembali menebar ancaman.

“Saya masih memiliki kemampuan untuk mencetak lebih banyak rekor dalam olahraga tinju, mulai dari acara Mike Tyson yang akan datang hingga pertarungan profesional saya berikutnya,” ujar Mayweather dalam siaran pers yang dikutip dari The Ring, Sabtu (21/2/2026).

Pemanasan Lawan Tyson, Incar Laga Resmi di Musim Panas

Langkah comeback petinju yang pernah merajai lima kelas berbeda ini tidak main-main. Sebagai laga pemanasan, Mayweather dijadwalkan melakoni pertandingan ekshibisi melawan ‘Si Leher Beton’ Mike Tyson pada 25 April mendatang. Setelah itu, barulah ia akan menatap panggung utama: laga profesional yang dijadwalkan bergulir pada musim panas 2026.

Mayweather mengungkapkan, kembalinya ia ke ring akan disokong oleh kerja sama eksklusif dengan jaringan media global, CSI Sports atau Fight Sports. Terkait detail lawan, lokasi, hingga hak siar laga profesionalnya, semuanya masih disimpan rapat dan baru akan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan.

Meski usianya tak lagi muda, arogansi khas Mayweather belum luntur. Ia sesumbar bahwa pesonanya di atas ring masih menjadi magnet uang terbesar di dunia adu jotos.

“Tidak ada yang akan menghasilkan pendapatan tiket lebih besar, memiliki audiens siaran global yang lebih luas, dan mencetak lebih banyak uang di setiap acara, selain acara saya,” tegas petinju berdarah Amerika Serikat tersebut.

Di Balik Layar: Benarkah Terhimpit Masalah Finansial dan Hukum?

Tentu saja, kembalinya sang pemilik rekor sempurna 50-0 ini memunculkan spekulasi. Di balik narasi kejayaan yang ia embuskan, publik mulai bertanya-tanya: apakah ini murni soal mengejar prestasi atau justru desakan ekonomi?

Pengumuman comeback ini muncul di saat Mayweather, yang kini bersiap menginjak usia 49 tahun, tengah didera sederet persoalan hukum dan finansial yang pelik. Meski sepanjang 21 tahun kariernya ia mengklaim telah meraup kekayaan fantastis mencapai US$1,15 miliar, jejak ‘lubang’ keuangan sang legenda mulai terendus ke permukaan.

Bulan ini saja, Mayweather dihantam dua gugatan sekaligus. Kasus pertama terkait tunggakan sewa apartemen mewah di Manhattan senilai US$330 ribu (sekitarRp5,2miliar). Sementara kasus kedua menyangkut tagihan perhiasan yangbelum dibayar sebesar US$1,4 juta (sekitar Rp22 miliar).

Tak hanya itu, ia juga sedang terlibat perseteruan hukum sengit dengan mantan mitra siarannya, Showtime. Pada Februari 2025 lalu, Mayweather menggugat mereka terkait dugaan penyalahgunaan dana senilai US$340 juta.

Rentetan kasus ini seolah mengonfirmasi bahwa jargon ‘Money’ yang ia sandang kini tengah diuji oleh kenyataan pahit di dunia nyata. Sebelumnya, pada Oktober 2025, ia juga sempat santer dikabarkan hampir sepakat untuk duel ulang melawan Manny Pacquiao, namun rencana besar itu akhirnya batal terwujud.

Kini, patut ditunggu apakah comeback Mayweather di tahun 2026 akan menjadi pembuktian sisa-sisa kejayaannya, atau sekadar jalan pintas untuk melunasi tumpukan tagihan.