Pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad NU di Malang Dijaga Ketat Polisi

Ajat Medium.jpeg

Sabtu, 7 Februari 2026 – 22:20 WIB

 Personel pengamanan dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan penjagaan di sinpang tiga antara Jalan Bromo dan Jalan Semeru ke arah Stadion Gajayana yang menjadi lokasi pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama, Sabtu (7/2/2026). (Foto: Antara/Ananto Pradana)

Personel pengamanan dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan penjagaan di sinpang tiga antara Jalan Bromo dan Jalan Semeru ke arah Stadion Gajayana yang menjadi lokasi pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama, Sabtu (7/2/2026). (Foto: Antara/Ananto Pradana)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kepolisian menyiagakan sejumlah personel untuk mengamankan pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, pada 7-8 Februari 2026. Selain itu, polisi membuka delapan pos penjagaan di sejumlah titik strategis di lokasi pelaksanaan.

Kepala Bagian Operasi Polresta Malang Kota Kompol Wiwin Rusli menjelaskan delapan pos itu memiliki fungsi berbeda, yakni tujuh pos untuk kegiatan pengamanan dan satu pos difungsikan sebagai pelayanan peserta.

“Pola pengamanan dibagi terbuka dan tertutup, dengan penempatan personel di pintu masuk, patroli area, dan sterilisasi lokasi sebelum kegiatan,” kata Wiwin di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (7/2/2026).

Berdasarkan keterangan kepolisian setempat, delapan pos itu didirikan di tempat strategis.

Misalnya, pos pelayanan ditempatkan di area pintu masuk Stadion Gajayana, sehingga bisa lebih maksimal melayani kedatangan peserta.

Sedangkan, pos yang bersifat pengamanan tersebar di tujuh lokasi berbeda, yaitu di depan Perpustakaan Kota Malang di Jalan Ijen, kawasan Simpang Balapan, di depan Gedung DPRD Kota Malang di Jalan Tugu, dan Simpang Talun di Jalan Kawi.

Selanjutnya ada di pertigaan antara Jalan Bromo dan Jalan Semeru, pintu timur Stadion Gajayana, dan di depan Mall Olympic Garden (MOG) di Jalan Kawi.

Polresta Malang Kota juga menerapkan pola pengamanan menyeluruh, yakni mulai dari area drop zone hingga alur masuk serta keluar peserta. Lalu, dengan menempatkan tenda kesehatan.

Selain itu, kepolisian setempat telah melakukan tactical game floor (TCG), pada Jumat (6/2) sebagai langkah memetakan berbagai hal yang menyangkut pengamanan jalannya acara.

Melalui TCG, kepolisian menetapkan tugas, jalur, dan skema yang digunakan, khususnya bagi para tamu VVIP. Terlebih peringatan 1 Abad NU dijadwalkan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Polresta setempat berharap melalui upaya yang dijalankan ini acara tersebut berjalan tertib dan kondusif.

Di lokasi, aparat kepolisian bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang telah melakukan penutupan akses jalan menuju Stadion Gajayana, tepatnya di simpang tiga antara Jalan Bromo dan Jalan Semeru.

Petugas terlihat mengecek satu per satu kendaraan yang hendak masuk. Sebab, penutupan itu dikecualikan bagi warga yang tinggal di sekitar Stadion Gajayana.

Lalu di lokasi lain, seperti Jalan Kawi berdiri belasan tenda yang direncanakan difungsikan sebagai tempat pelayanan bagi setiap peserta acara.

Sedangkan arus lalu lintas hingga pukul 17.00 WIB masih terpantau lancar, belum ada tanda-tanda kemacetan.