Menkeu Purbaya Belum Terima Proposal Diskon Tarif Listrik dari Kepala Daerah yang Terdampak Bencana Sumatera

Clara Medium.jpeg

Kamis, 8 Januari 2026 – 21:04 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (no 3 terdepan) saat paparan APBN Kita  di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (8/1/2025). (Foto: Inilah.com/Clara Anna).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (no 3 terdepan) saat paparan APBN Kita di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (8/1/2025). (Foto: Inilah.com/Clara Anna).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mendapatkan permohonan resmi terkait keringanan tarif listrik di daerah bencana Pulau Sumatera.

Hal itu menyusul permintaan dari sejumlah kepala daerah di wilayah yang terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatera. “Belum, belum sampai ke saya. Itu nanti mungkin PLN yang akan nyampein ke saya, seperti apa. Belum. Sampai sekarang belum sampai ke saya,” ujar Menkeu Purbaya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (8/1/2025).

Namun, bendahara negara itu mengatakan, pemerintah siap jika diminta untuk memberikan diskon selama masa bencana. Pasalnya, korban bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar), membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.

“Termasuk kan dana bencana kita itu. Kan mereka juga susah, mungkin juga belum cukup, belum bisa berproduksi kan beberapa tempat. Jadi enggak punya uang. Kalau dikasih pengurangan (tarif listrik), ya wajar saja. Tapi saya belum terima permintaannya,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah menyiapkan diskon tarif listrik untuk daerah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Hal itu menyusul permohonan diskon dari kepala daerah di wilayah terdampak bencana.

Selain itu, kata Bahlil, masih terdapat tiga infrastruktur energi yang belum pulih imbas terdampak bencana. Ia juga menyebut masih ada sekitar 150 desa yang belum teraliri listrik.

“Ada surat permohonan dari beberapa kepala daerah kepada kami untuk meminta diskon listrik di wilayah lokasi bencana. Prinsipnya Kementerian ESDM akan memberikan diskon, namun kita lagi exercise berapa bulan, dan biayanya berapa,” ujar Bahlil dalam konferensi persnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Terkait skema diskon listrik berapa lama yang diberikan, kemudian berapa total biaya yang akan dikeluarkan pemerintah, Bahlil bilang masih dalam perhitungan.

Bahlil menambahkan, akan melaporkan terkait pemberian diskon ini kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Namun kita lagi exercise berapa bulan dan biayanya berapa. Jadi kita lagi menghitung, tapi saya pastikan Saya akan laporkan kepada Bapak Presiden, karena pasti Bapak Presiden juga sudah memberitahu kepada kami untuk hadir dalam melihat persoalan-persoalan yang dihadapi oleh rakyat kita itu,” jelas Bahlil.