Di Bawah Komando Prabowo, Menko AHY Tegaskan Bantuan Fokus pada Pemulihan Infrastruktur Dasar

Basuki Medium.jpeg

Senin, 22 Desember 2025 – 13:50 WIB

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (22/12/2025). (Foto: TVRI)

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (22/12/2025). (Foto: TVRI)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Bantuan untuk para korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menjadi perhatian serius pemerintah. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebutkan selain memberikan bantuan pangan, pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto fokus pada pemulihan infrastruktur dasar yang hancur di tiga provinsi tersebut.

Menko AHY menyampaikan hal itu seusai melepas bantuan logistik swadaya dan dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana alam di tiga provinsi tersebut. Seremoni pelepasan bantuan ini dilakukan di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (22/12/2025).

“Kami dari Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan tentu fokus pada upaya perbaikan infrastruktur dasar yang rusak, hancur, hilang akibat banjir bandang dan longsor yang telah melumpuhkan aktivitas ekonomi di tiga provinsi tersebut,” kata Menko AHY.

Lebih lanjut dia melaporkan saat ini sudah ada kemajuan signifikan di lapangan. Ia menyebutkan sejumlah jembatan yang terputus mulai terhubung kembali dan daerah terisolasi mulai bisa dijangkau oleh bantuan darat.

Menurutnya, berbeda dengan pengiriman logistik biasanya, bantuan kali ini menyertakan infrastruktur darurat untuk mempercepat masa transisi warga dari pengungsian ke hunian layak. 

Beberapa bantuan utama yang dikirimkan meliputi logistik dasar, yaitu bahan makanan, pakaian, dan obat-obatan. Kemudian, infrastruktur perintis berupa jembatan perintis dan rumah modular untuk warga yang kehilangan tempat tinggal. Berikutnya, sanitasi dan kesehatan mencakup alat penjernih air bersih dari Kementerian Kesehatan untuk mengolah air sungai menjadi air layak konsumsi.

“Kami berupaya agar pembenahan rumah-rumah warga ini bisa dilakukan segera. Tujuannya agar masyarakat yang ada di pengungsian bisa berangsur-angsur kembali ke rumahnya,” tutur Menko AHY.

Selain itu ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pihak terkait serta menekankan bahwa bantuan ini merupakan bukti nyata solidaritas lintas sektor. KRI Semarang-594 tidak hanya membawa bantuan pemerintah, tetapi juga kontribusi swadaya dari berbagai mitra masyarakat.

Adapun bantuan tersebut dijadwalkan segera bersandar di titik-titik strategis di Sumatera untuk langsung didistribusikan melalui koordinasi dengan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota di wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor.