Booth Toyota di ajang GIIAS 2025. (Foto: Dok. TAM)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kabar mengejutkan datang dari raksasa otomotif asal Jepang. PT Toyota-Astra Motor (TAM) secara resmi mengumumkan penarikan kembali atau recall besar-besaran terhadap 29 model kendaraan Toyota dan Lexus di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, kampanye perbaikan ini mencakup unit-unit yang diproduksi sejak tahun 2021 hingga produksi terbaru 2025.
Bukan sekadar formalitas, penarikan ini menyasar tiga masalah teknis yang cukup krusial bagi keselamatan berkendara. Wakil Presiden TAM Henry Tanoto, dengan nada rendah hati, mengimbau para pemilik kendaraan yang masuk dalam daftar untuk segera merapat ke bengkel resmi.
“Kami menemukan ada beberapa komponen pada model Toyota dan Lexus tahun produksi tertentu yang membutuhkan pengecekan dan penggantian. Kami mengajak pelanggan untuk segera melakukan pengecekan melalui situs resmi atau langsung datang ke bengkel terdekat,” ujar Henry dalam keterangan tertulis yang diterima Inilah.com di Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Tiga Masalah Utama: Dari Spidometer Mati hingga Kamera Parkir ‘Hang’
Berdasarkan investigasi internal Toyota global, ada tiga penyakit teknis yang menjadi alasan utama recall borongan ini:
1. Malfungsi Meter Kombinasi (Panel Instrumen)
Kesalahan pemrograman pada perangkat memori menyebabkan beban kerja berlebih. Akibatnya, monitor panel instrumen berpotensi tidak menyala secara permanen saat mesin dihidupkan. Bayangkan Anda mengemudi tanpa informasi kecepatan (speedometer) maupun lampu indikator peringatan –sebuah risiko kecelakaan yang nyata.
Model Terdampak:
- Toyota Alphard, produksi Februari 2023 hingga Mei 2025
- Toyota Vellfire, produksi Maret 2023 hingga Mei 2025
- Toyota Camry, produksi Mei 2024
- Toyota Corolla Altis, produksi Juni 2023 hingga September 2024
- Toyota Corolla Cross, produksi September 2023 hingga Januari 2024
- Toyota GR Corolla, produksi Juni 2023 hingga September 2024
- Toyota GR Yaris, produksi Maret 2024
- Toyota RAV4, produksi Januari hingga September 2023
- Lexus LBX, produksi September 2023 hingga Oktober 2024
- Lexus LM, produksi April 2023 hingga April 2025.
2. Gangguan Pemanas Elektrik Kabin
Khusus untuk unit elektrik, sistem HVAC (Pemanas) berpotensi mengalami gangguan jika terpapar tekanan lama. Dampaknya, proses pencairan embun (defrosting) pada kaca depan tidak akan berjalan maksimal. Visibilitas pengemudi yang terganggu oleh kabut atau es tentu menjadi ancaman fatal di jalan raya.
Model Terdampak:
- Lexus UX300e (produksi Agustus 2021 hingga September 2022).
3. Software ECU Parking Assist yang Bermasalah
Perangkat lunak pada kamera parkir (Panoramic View Monitor) ditemukan sering freeze atau bahkan tidak muncul sama sekali saat mobil hendak mundur. Masalah ini menyeret daftar model paling panjang, mulai dari mobil keluarga hingga SUV mewah.
Model Terdampak:
- Toyota Alphard, produksi Februari 2023 hingga Oktober 2025
- Toyota Vellfire, produksi Maret hingga November 2023
- Toyota bZ4X, produksi Maret 2022 hingga November 2023
- Toyota Camry, produksi Mei 2024 hingga Oktober 2025
- Toyota Land Cruiser 300, produksi November 2024 hingga Juli 2025
- Toyota Prius, produksi Juni 2024
- Toyota RAV4, produksi Januari hingga September 2023
- Toyota Mirai, produksi Agustus 2024
- Lexus ES, produksi September 2022 hingga Agustus 2025
- Lexus LC500, produksi Mei 2023 hingga September 2024
- Lexus LM, produksi April 2023 hingga Agustus 2025
- Lexus LS500, produksi Desember 2022 hingga Juli 2025
- Lexus LX, produksi November 2024 hingga Juli 2025
- Lexus LX600, produksi Januari 2022 hingga November 2024
- Lexus NX, produksi November 2021 hingga Mei 2025
- Lexus RX, produksi April 2022 hingga Mei 2025
- Lexus RZ, produksi Desember 2022 hingga November 2023
- Lexus UX, produksi Februari 2024
Gratis dan Tanpa Ribet
Meski judulnya ‘recall‘ alias ‘penarikan kembali’, pemilik kendaraan tak perlu risau soal biaya. Marketing Director TAM Jap Ernando Demily menjamin bahwa seluruh proses inspeksi hingga penggantian suku cadang dilakukan secara gratis alias cuma-cuma.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menjamin keselamatan berkendara. Prosesnya ditangani oleh teknisi bersertifikat global agar berlangsung cepat dan aman,” tegas Ernando.
Bagi Anda pemilik mobil Toyota atau Lexus keluaran tiga tahun terakhir, ada baiknya segera melakukan pengecekan mandiri. Jangan sampai kenyamanan berkendara Anda terganggu oleh masalah teknis yang sebenarnya bisa diselesaikan hanya dengan kunjungan singkat ke bengkel resmi. Keselamatan, tetap harus menjadi prioritas di atas segalanya.














