Kembangkan Biomassa Sorgum, Anak Usaha PLN Terapkan Energi Bersih di PLTU Pelabuhan Ratu

Iwan Medium.jpeg

Sabtu, 6 Desember 2025 – 22:17 WIB

Direktur Utama PT PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta dan kelompok tani mengolah batang sorgum dari mesin pencacah. (Foto: ANTARA/HO-PT PLN IP).

Direktur Utama PT PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta dan kelompok tani mengolah batang sorgum dari mesin pencacah. (Foto: ANTARA/HO-PT PLN IP).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT PLN Indonesia Power (PLN IP), melalui Unit Bisnis Pembangkitan Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu (UBP JPR), menghadirkan tanaman sorgum sebagai bahan baku biomassa untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat (Jabar).

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung transisi energi bersih dan pemberdayaan masyarakat.

Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan penanaman sorgum di Kampung Cipatuguran, Pelabuhan Ratu, yang melibatkan masyarakat lokal, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan.

“Langkah ini bukan sekadar penanaman, tetapi sebuah gerakan strategis yang menghubungkan energi hijau, ketahanan pangan, dan ekonomi kerakyatan,” ujar Bernadus, Jakarta, Sabtu (6/12/2025))

Dengan memanfaatkan sorgum sebagai bahan baku biomassa, PLN IP yan juga anak usaha PT PLN (Perseo) itu, membuka jalan bagi pengurangan emisi karbon melalui program co-firing di PLTU, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi petani lokal.

Menurut Bernadus, sorgum sebagai solusi yang menjawab dua tantangan besar sekaligus, yakni kebutuhan energi bersih dan kesejahteraan masyarakat. Tanaman ini memiliki manfaat ganda yang nyata, sebagai sumber pangan alternatif, sorgum memberikan pilihan nutrisi yang sehat bagi masyarakat.

“Sorgum juga menjadi bahan baku industri, termasuk bioenergi, yang berperan penting dalam pengurangan emisi karbon melalui program co-firing di PLTU,” kata Bernadus.

Sorgum turut mendukung ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan, fungsinya sebagai cover crop membantu menjaga kualitas tanah, mencegah erosi, dan meningkatkan kesuburan lahan.

Budi daya sorgum membuka peluang pendapatan baru bagi petani lokal, menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

“Dengan semua keunggulan ini, sorgum bukan hanya tanaman, tetapi simbol sinergi antara energi hijau, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Bernadus lagi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi Gatot Sugiharto menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif PLN IP tersebut.

“Penanaman sorgum bukan hanya menambah pilihan sumber pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga kami. Ini adalah orkestrasi sempurna untuk membangun desa dan menata kota, langkah nyata pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Topik
Komentar