Jet tempur F-16 TNI AU uji coba pendaratan dan lepas landas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematanag Panggang-Kayu Agung (Terpeka) KM228-KM231. (Foto: ANTARA/HO-Hutama Karya).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Tidak sedang bercanda, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menyebut, dua jalan tol di Pulau Jawa bakal digunakan untuk uji coba pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat.
Menteri Dody menyampaikan, jalan tol yang sudah diuji-cobakan untuk pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat, adalah Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).
Menteri Dody mengatakan, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin kemudian meminta uji coba diulang di jalan tol Trans Sumatera lainnya. Kemungkinan bakal dilakukan di Tol Sigli-Banda Aceh. “Terus kemudian Situbondo di (Tol) Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi). Kita sedang siapkan,” ujar Menteri Dody di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Selain itu, Menteri Dody menyampaikan, masih ada jalan tol lainnya di Pulau Jawa yang akan dilakukan uji coba pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat. Yakni, Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 Selatan.
“Ada beberapa ruas jalan tol yang memang kita diamanatkan untuk bisa dipakai pendaratan jet tempur manakala dalam kondisi darurat,” katanya.
Menurut Menteri Dody, jika uji coba tersebut berhasil maka dapat menaikkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Jalan Tol. Karena, tidak semua jalan tol dapat dilakukan uji coba pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat. Salah satu penyebabnya adalah posisi overpass jalan tol.
Informasi saja, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, infrastruktur di Indonesia, haruslah multifungsi. Menyusul keberhasilan uji coba pendaratan dan lepas landas jet tempur F-16 TNI AU di JTTS Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).
Menurut dia, Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki wilayah luas sehingga setiap pulau atau daerah dapat mengoptimalkan infrastruktur seperti jalan untuk mendukung pertahanan negara.
Perencanaan pembangunan infrastruktur yang matang, kata Menko AHY, menjadi kunci penting dalam menghadirkan infrastruktur yang multifungsi, sekelas JTTS.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













