Sebanyak 1.021 atlet Kontingen Indonesia SEA Games 2025 resmi dikukuhkan Jumat (5/12/2025). (Foto: Inilah.com/Harris Muda)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Panggung olahraga Asia Tenggara kembali memanggil. Kontingen Merah Putih yang akan berlaga di SEA Games 2025 Thailand akhirnya resmi dikukuhkan dalam sebuah upacara khidmat di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025) siang.
Acara penting ini dihadiri langsung oleh figur-figur sentral olahraga nasional, mulai dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Wakil Menpora Taufik Hidayat, hingga Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari.
Setelah prosesi pengukuhan, yang dipimpin langsung oleh Raja Sapta Oktohari, seluruh tim langsung bergerak cepat menuju Istana Negara. Sore harinya, mereka dijadwalkan dilepas secara langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, sebagai simbol dukungan penuh negara.
Kekuatan Bertambah, Target Tiga Besar Diusung
Ada kejutan menarik yang terungkap dalam momentum pengukuhan ini. Semula, Menpora Erick Thohir sempat menyebut bahwa kekuatan Indonesia akan berisi 996 atlet yang bertanding di 48 cabang olahraga. Namun, angka tersebut kini direvisi naik, menandakan kesiapan yang lebih besar.
Bayu Priawan Djokosoetono, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025, secara resmi melaporkan adanya penambahan jumlah personel.
“Melaporkan, Tim Indonesia akan turun dengan kekuatan 1.021 atlet yang akan bertanding di 49 dari 51 cabang olahraga yang dipertandingkan,” kata Bayu.
Jumlah atlet yang menembus angka seribu ini menunjukkan bahwa Indonesia bertekad kuat mengibarkan bendera Merah Putih di Thailand, meski menghadapi tantangan perubahan nomor pertandingan.
Menpora Erick Thohir sendiri telah memasang target ambisius namun realistis. Indonesia diwajibkan finis di tiga besar klasemen akhir perolehan medali SEA Games 2025 mendatang.
“Dari total evaluasi itu, 80 bisa sampai 85 kita lihat. Kalau di bawah 70 itu ranking empat langsung,” ujar Erick Thohir, yang akrab disapa Etho, merujuk pada standar perolehan medali emas minimal yang harus dicapai.
Mengejar Emas di Tengah Tantangan Baru
Etho menyoroti tantangan besar dari SEA Games sebelumnya. Pada SEA Games 2023 di Kamboja, Indonesia sukses meraih 87 medali emas. Namun, ia mencatat adanya 41 hingga 46 nomor yang dipertandingkan di Kamboja kini tidak dilombakan di Thailand 2025.
“Dari situ kita gali lagi ada 78, lalu 82. Jadi kami range di 80-an,” tutur Etho, menjelaskan proses kalkulasi target medali yang telah disesuaikan dengan kondisi cabang olahraga tuan rumah.
Meski demikian, Etho, yang juga Ketua Umum PSSI, menyatakan keyakinannya bahwa kontingen Indonesia mampu melampaui ekspektasi. Optimisme ini muncul dari potensi cabang-cabang unggulan lainnya.
“Alhamdulillah kalau bisa dapat 120-an, misalnya dapat emas yang banyak. Semoga bisa 90 persen sesuai dengan targetnya,” harapnya, menunjukkan bahwa target ideal Indonesia sebenarnya bisa menembus puluhan emas lebih tinggi dari target minimal tiga besar.
Kini, dengan dikukuhkannya 1.021 atlet terbaik bangsa, tantangan ada di lapangan: membuktikan bahwa kerja keras dan penambahan jumlah personel berbanding lurus dengan perolehan medali emas di Thailand.












