Puan Minta Pejabat Publik Berempati di Tengah Bencana Aceh-Sumatra

Diana Medium.jpeg

Kamis, 4 Desember 2025 – 01:10 WIB

Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Komisi I DPR memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025). (Foto: Inilah.com/Diana)

Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Komisi I DPR memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025). (Foto: Inilah.com/Diana)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta seluruh pejabat publik untuk tidak mengeluarkan komentar yang tak perlu di tengah situasi bencana banjir Aceh-Sumatra.

Hal ini ia sampaikan menanggapi pernyataan Kepala BNPB, Suharyanto yang sempat menyepelekan bencana tidak separah yang ditampilkan di media sosial.

“Pada saat ini lebih baik kita bisa berempati. Jangan memberikan komentar yang tidak seharusnya diberikan, karena memang situasinya musibah dimana-mana,” ucap Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025).

Iya menyebut sekecil apapun bencana yang terjadi, tentu ada korban yang mengalami hal yang tidak mengenakkan.

“Jadi sebaik-baiknya apa yang bisa dilakukan, sebaik-baiknya kita perlu berikan bantuan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala BNPB Suharyanto pada Jumat (28/11/2025) sempat menepis informasi di media sosial, tentang betapa parahnya dampak banjir Sumatra.

“Memang kemarin kelihatannya mencekam karena berseliweran di media sosial, tapi begitu kami tiba langsung di lokasi, banyak daerah yang sudah tidak hujan. Yang paling serius memang Tapanuli Tengah tetapi wilayah lain relatif membaik,” kata Suharyanto.

Namun belakangan, ia mengakui kesalahannya dalam menilai dampak banjir Sumatera. Hal tersebut disampaikannya setelah meninjau lokasi terdampak banjir di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatra Utara bersama Bupati Tapsel pada Minggu (30/11).

“Nah Tapsel ini saya surprise begitu ya, saya tidak mengira sebesar ini (dampaknya). Saya mohon maaf Pak Bupati, ini bukan berarti kami tidak peduli,” jelasnya.

Topik
Komentar