Fakta Gary Iskak meninggal dunia. (Instagram gary_iskak)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Aktor Gary Iskak meninggal dunia karena mengalami kecelakaan tunggal pada Sabtu (29/11/2025) dini hari.
Ia jatuh dari sepeda motor yang dikendarainya, saat melintasi Jalan Kesehatan Raya, Pesanggrahan, Jakarta Delatan, tepat di depan sebuah salon mobil bernama Rainbow Car Wash.
Usut punya usut, tempat kejadian perkara (TKP) yang menewaskan Gary sudah sering terjadi kecelakaan. Hal ini pun diamini oleh saksi mata saat kejadian bernama Mari Isnandar (20).
“Katanya sih, memang sering di sini kecelakaan. Kalau enggak salah,” kata sosok yang akrab disapa Nandar, di lokasi, Minggu (30/11/
Nandar menuturkan beberapa hari sebelum insiden yang merenggut nyawa Gary, lokasi tersebut juga sempat terjadi kecelakaan serupa. Saat itu, kata dia, dua pengendara motor terlibat tabrakan.
“Beberapa hari yang lalu juga ada kecelakaan di sini. Enggak meninggal sih. Motor sama motor juga,” tuturnya.
Asal tahu saja, saat Inilah.com meninjau lokasi pada Minggu (30/11/2025) siang arus kendaraan di ruas jalan tempat insiden terjadi terlihat ramai namun tetap lancar.
Jika diamati, kontur jalan di titik tersebut, terutama dari arah Tanah Kusir menuju Bintaro memang menurun. Sementara di ujung jalan menurun ada belokan ke kiri yang cukup patah.
Tak jauh dari situ, tepatnya di depan Rainbow Car Wash, adalah menjadi titik nahas saat motor yang dikendarai Gary diduga kehilangan kendali lalu menghantam sebuah pohon sebelum ia terjatuh.
Ya, di bahu jalan memang berdiri dua pohon besar yang tumbuh berdekatan. Salah satunya menjadi objek benturan ketika Gary mengendarai RX King-nya. Tak jauh dari batang pohon itu, terlihat lingkaran putih dari pilok yang menandai titik jatuhnya Gary setelah terguling dari motornya.
Bekas darah masih terlihat jelas di permukaan aspal, menunjukkan lokasi di mana Gary mengalami luka parah di kepala sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Sebelumnya, Nandar mengatakan Gary sempat dalam kondisi sadar sesaat setelah motornya menabrak pohon pada Sabtu dini hari. Nandar awalnya mengira suara benturan tersebut hanyalah kecelakaan biasa antar pengendara roda dua.
“Ya memang awalnya saya kira itu tebrakan biasa sama teman, saya kira tabrakan biasa sama pengendara lain. Eh enggak lama, jalan macet, Pak,” ujarnya.
Nandar yang saat itu berada tak jauh dari titik kejadian, bergegas menuju lokasi untuk melihat lebih dekat sumber keramaian tersebut.
“Saya penasaran. Saya turun. Eh tahunya, ada korban di sini, korban tergeletak, ada luka parah di kepalanya. Kejadian sekitar setengah satu malam. Saya enggak tahu kalau itu artis awalnya,” kata Nandar.
Menurutnya, Gary masih dalam keadaan setengah sadar sesaat setelah kecelakaan. Bahkan, almarhum sempat duduk setelah tergeletak di jalan.
“Setengah sadar. Dia juga bisa duduk. Habis itu enggak lama, tidur lagi, tuh,” katanya.
Namun menurut Nandar, kesadaran Gary hanya berlangsung singkat. “Bentar doang, sih, Bang. Berdiri, itu kan. Duduk, itu kan. Langsung tidur, ya. Enggak lama. Bentar doang, gitu,” lanjutnya.
Tak lama setelah itu, warga dan pengendara sekitar kata dia langsung berusaha memberikan pertolongan dengan membawa Gary ke rumah sakit terdekat. Gary pun dibawa menggunakan roda dua.














