15 Tahun Menjaga Kilau Otomotif: Dari Garasi Rumahan hingga Menembus Pasar Global

Ikhsan Medium.jpeg

Kamis, 26 Maret 2026 – 04:04 WIB

Perjalanan selama 15 tahun, dari bisnis garasi hingga memiliki 250+ outlet dan merambah pasar Uni Emirat Arab di tahun 2026. (Foto: Dok. Scuto Group)

Perjalanan selama 15 tahun, dari bisnis garasi hingga memiliki 250+ outlet dan merambah pasar Uni Emirat Arab di tahun 2026. (Foto: Dok. Scuto Group)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Di tengah dinamika industri otomotif Tanah Air, sebuah capaian impresif berhasil ditorehkan oleh jaringan perawatan kendaraan nasional. Berawal dari sekadar hobi di sebuah garasi pada tahun 2010, entitas bisnis yang kini dikenal sebagai Scuto Group sukses bertransformasi menjadi raksasa proteksi kendaraan nomor satu di Indonesia. Memasuki usia ke-15 tahun pada 2026, jejak langkahnya telah merambah hingga ke mancanegara.

Perjalanan bisnis yang dipelopori oleh Sugiarto Ongko ini dimulai dari ketertarikan mendalam pada dunia auto detailing. Setelah mematangkan konsep, sistem kemitraan mulai dibuka pada 2014 untuk mengundang para investor. Hasilnya, dalam kurun waktu 15 tahun, ekspansi yang dilakukan menunjukkan angka yang fantastis.

Jaringan Luas dan Ekspansi Tanpa Henti

Hingga tahun 2026, tercatat lebih dari 250 outlet aktif telah beroperasi, tersebar di 67 kota yang mencakup berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Kekuatan operasional ini didukung oleh hampir 1.000 tenaga kerja profesional yang tersertifikasi di bidangnya.

Chief Strategy Officer Scuto Group, Raymundus Arief, mengungkapkan bahwa kepercayaan publik menjadi modal utama pertumbuhan mereka. 

“Kami telah melayani lebih dari satu juta pelanggan sejak berdiri. Bahkan, pada 2023, kami mencatatkan sejarah sebagai brand car detailing Indonesia pertama yang melakukan ekspansi internasional dengan membuka outlet perdana di Fujairah, Uni Emirat Arab,” ujar Ray dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Tahun 2026 juga menandai agresivitas ekspansi domestik. Sejumlah titik baru mulai dari Bengkulu, Jayapura, hingga Kendari dan wilayah satelit Jakarta seperti Depok, Bogor, serta Cengkareng, kini telah masuk dalam peta distribusi layanan mereka.

Resiliensi Bisnis di Tengah Tantangan Ekonomi

Salah satu pemantik pesatnya pertumbuhan jaringan ini adalah model kemitraan yang tergolong unik di industri. Tawaran keuntungan 100% bagi mitra tanpa potongan biaya royalti bulanan menjadi magnet kuat bagi para investor untuk menjaga laju pertumbuhan yang konsisten.

Di sisi layanan, fokus utama tetap pada perlindungan jangka panjang. Melalui teknologi Nano Ceramic pada paket unggulannya, mereka menawarkan solusi proteksi cat yang mampu bertahan hingga bertahun-tahun. Hal ini mencakup tiga pilar utama: perawatan mobil (Car Detailing), pengecatan (Paint), hingga spesialis sepeda motor (MotoDetailing).

Menariknya, bisnis proteksi kendaraan ini justru menunjukkan ketahanan (resiliensi) yang solid di tengah ketidakpastian ekonomi 2026. Menurut Ray, masyarakat kini cenderung lebih rasional dalam menjaga aset mereka.

“Layanan proteksi saat ini dipandang sebagai investasi. Melindungi aset kendaraan bernilai tinggi dengan coating berkualitas adalah keputusan finansial yang logis, terutama di masa ekonomi yang penuh tantangan. Memastikan kendaraan tetap awet bertahun-tahun jauh lebih efisien daripada membiarkannya rusak,” pungkas Ray.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang