Wamenkes Tegaskan RS Dilarang Tolak Pasien Cuci Darah Meski BPJS Nonaktif

Reza Medium.jpeg

Sabtu, 7 Februari 2026 – 00:01 WIB

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono saat ditemui di Puskesmas Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/4/2025). (Foto: Inilah.com/Vonita).

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono saat ditemui di Puskesmas Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/4/2025). (Foto: Inilah.com/Vonita).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan rumah sakit dilarang menolak pasien cuci darah, termasuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sempat berstatus nonaktif.

Dante menjelaskan, nonaktifnya sejumlah kepesertaan BPJS Kesehatan terjadi akibat penyesuaian data PBI dari Kementerian Sosial. Namun ia memastikan status tersebut kini bisa diaktifkan kembali, terutama bagi pasien yang membutuhkan layanan cuci darah.

“Tapi sekarang sudah diubah dan kita harapkan kalau memang membutuhkan cuci darah, bisa diaktifkan kembali BPJS-nya dan sama sekali tidak akan kita tolak untuk cuci darah,” kata Dante usai konferensi pers di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Ia menekankan fasilitas kesehatan tidak boleh menolak pasien hanya karena persoalan administrasi.

“Tidak boleh, tidak boleh menolak.”

Dante menyebut peserta yang statusnya nonaktif namun masih memenuhi syarat sebagai PBI dapat mengaktifkan kembali kepesertaan melalui Dinas Sosial setempat.

Terkait pasien yang sempat tertunda pengobatannya, ia memastikan layanan sudah kembali berjalan.

“Sudah mulai pengobatan lagi, kalau memang belum melakukan aktivasi mereka tinggal datang ke fasilitas kesehatan melakukan aktivasi lagi,” tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian Sosial juga menyatakan siap turun tangan. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan pasien cuci darah yang sempat dinonaktifkan akan segera direaktivasi.

“Ini saya sampaikan khusus untuk pasien cuci darah. Kita akan segera melakukan reaktivasi kembali. Kita sedang berkoordinasi dengan Kemenkes dan BPJS,” kata Agus Jabo saat kunjungan di Cisarua, Jawa Barat.