Ustaz Adi Hidayat Lepas 60 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 10 Desember 2025 – 14:35 WIB

UAH Care Berangkatkan 60 Ton Bantuan Dikawal Polri. (Foto: Youtube/Adihidayatofficial)

UAH Care Berangkatkan 60 Ton Bantuan Dikawal Polri. (Foto: Youtube/Adihidayatofficial)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ustadz Adi Hidayat (UAH) melalui lembaga kemanusiaan UAH Care, bersama Kesatuan Himpunan Elemen Masyarakat Indonesia, baru baru ini resmi melepas keberangkatan bantuan logistik untuk korban bencana banjir di wilayah Sumatera. Sebanyak 60 ton bantuan dikirimkan untuk menjangkau masyarakat terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam proses pelepasan tersebut, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa pengiriman ini merupakan hasil kerja keras kolektif berbagai elemen masyarakat yang bekerja tanpa henti.

Persiapan 27 Jam Nonstop Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, tim relawan menghabiskan waktu kurang lebih 27 jam untuk proses bongkar muat (loading) logistik di hanggar penyimpanan.

“Alhamdulillah kami setelah kurang lebih 27 jam melakukan loading bongkar muat dan juga bersemangat selalu sampai menginap di hanggar ini,” ujar UAH di lokasi pelepasan.

Ia menambahkan, aksi solidaritas ini melibatkan lintas kalangan, mulai dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), relawan lintas organisasi, pelaku bisnis, Unit Kerja Presiden (UKP) bidang ekonomi dan perbankan, komunitas motor, pihak sekolah, hingga skala rumah tangga.

Dikawal Polri dan TNI Sebanyak 6 armada (kabilah) yang membawa 60 ton bantuan ini akan menempuh perjalanan darat menuju lokasi bencana. UAH memastikan keamanan distribusi bantuan ini berkat sinergi dengan aparat keamanan.

“Insyaallah ini juga akan dikawal oleh teman-teman dari Polri di lapangan. Kemudian dibantu di sana juga oleh teman-teman TNI,” jelasnya.

Bukti Persaudaraan UAH menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan simbol persaudaraan sesama anak bangsa. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban dan menjadi momentum kebangkitan pascabencana.

“Semoga menjadi bukti kesaudaraan kita, kekeluargaan kita. Semoga kita bisa bersamai hingga bangkit tumbuh untuk Indonesia Satu Jaya,” pungkas Ustadz Adi Hidayat sebelum melepas rombongan dengan takbir.

Topik
Komentar