Selebgram Clara Shinta (Kanan) saat tiba di Komnas Perempuan. (Dokumentasi: Inilah.com/ Diana)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Selebgram Clara Shinta menyambangi Komnas Perempuan didampingi oleh Heidy Sunan dan kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga pada Senin (4/5/2026).
Diketahui, kedatangannya kali ini atas arahan dari Sunan terkait skandal video call sex (VCS) sang suami yang sempat viral di jagat maya.
“Arahan dari kuasa hukum saya bang Sunan. Untuk selanjutnya seperti apa, mungkin bang Sunan yang bisa lebih menjelaskan,” ujar Clara di Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).
Ia menyebut dirinya hanya ingin memperjuangkan haknya, tanpa mengungkapkan lebih jauh agendanya hari ini.
“Karena saya hanya orang awam yang ingin memperjuangkan hak saja sih,” jelasnya.
Berdasarkan undangan agenda yang diterima inilah.com, tertera bahwa Sunan Kalijaga dan Clara Shinta akan hadir untuk membuat laporan pengaduan terhadap peristiwa yang viral yakni VCS, pukul 10.00 WIB.
Namun, pantauan inilah.com di lokasi, Sunan memang sudah hadir lebih dahulu, namun Clara baru tiba pukul 11.05 WIB. Saat memasuki laman Kantor Komnas Perempuan, Clara hanya jalan berpegangan dengan istri Sunan, Heidy dan menyebut langkah ini sebagai momen “woman support woman”.
Sebelumnya, Selebgram Clara Shinta menyampaikan permohonan maaf kepada publik, setelah beberapa waktu lalu sempat menghebohkan jagat maya dengan menyebarkan rekaman video call sex (VCS) sanMuhammad Alexander Assad dengan wanita lain.
“Dengan kerendahan hati penuh penyesalan dan niat baik, izinkan saya menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan saya terhadap publik yang telah mengakibatkan banyak orang telah mengonsumsi berita bersifat pribadi yang tidak layak untuk dibagikan di sosial media,” ujar Clara di laman Instagram pribadinya, Rabu (8/4/2026).
Ia mengakui bahwa pada saat itu, dirinya tidak mampu mengontrol emosi dan tidak berpikir dengan jernih, ketika menghadapi rasa sakit saat hatinya terluka.
“Itu adalah kekhilafan saya. Saya juga ingin menegaskan bahwa tidak ada sedikitpun niat dari saya untuk mengambil keuntungan dari situasi ini. Oleh karena itu, saya dengan tegas menolak segala bentuk undangan, endorsement, maupun podcast yang bertujuan mengangkat atau memanfaatkan permasalahan pribadi ini,” tuturnya.
Dengan segala kerendahan hati, lanjutnya, Clara turut meminta maaf atas setiap kesalahan lain yang mungkin pernah dia lakukan, baik yang disengaja maupun tidak termasuk dalam hal membagikan masalah pribadi ke publik.
“Setelah kejadian ini saya ingin memulai kehidupan baru, memperbaiki diri, bekerja dengan baik dan fokus hidup untuk membahagiakan anak-anak saya, karena merekalah sumber kebahagiaan dan kekuatan saya,” jelasnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Clara menyebut akan menghapus konten VCS tersebut dari media sosialnya. Ia menyadari bahwa dirinya tidak mau memelihara luka itu lebih lama lagi, dan tidak mengizinkan hal yang tidak lazim serta melanggar asusila mengotori halaman media sosialnya.
“Untuk hal-hal yang sudah terlanjur tersebar di media, biarlah menjadi pelajaran berharga bagi kedua belah pihak, agar mampu menjadi manusia yang lebih bijak kedepannya. Pernyataan ini saya buat pure dari keinginan saya sendiri dengan penuh kesadaran tanpa paksaan atau tekanan, maupun nasihat dari pihak manapun,” paparnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













