Sudah Dilarang Pramono, Masih Saja Ada yang Bandel Nyalakan Kembang Api di Bundaran HI

Vonita Medium.jpeg

Kamis, 1 Januari 2026 – 00:37 WIB

Suasana perayaan malam pergantian tahun di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (1/1/2026) dini hari. (Foto: Inilah.com/Vonita).

Suasana perayaan malam pergantian tahun di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (1/1/2026) dini hari. (Foto: Inilah.com/Vonita).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Entah apa yang ada di pikiran segelintir warga Jakarta yang masih saja bandel menyalakan kembang api, meski sudah ada imbauan larangan dari Gubernur Pramono Anung. Seruan ini sebagai bentuk empati bagi korban bencana di Sumatera.

Mirisnya sikap bandel warga ini dilakukan di hadapan sang Gubernur ketika menghadiri langsung dalam puncak perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025) malam.

Kawasan ikonik ibu kota itu dipadati ribuan warga yang menyaksikan rangkaian pertunjukan dan penampilan sejumlah musisi.

Pantauan Inilah.com di lokasi, menjelang detik-detik pergantian tahun, tepat pukul 23.55 WIB, sejumlah warga mulai menyalakan kembang api secara sporadis. Situasi ini menjadi sorotan karena Pramono menyaksikan langsung larangan yang sebelumnya ia tetapkan justru diabaikan sebagian pengunjung.

“Sepuluh, sembilan, delapan, tujuh, enam, lima, empat, tiga, dua, satu! Selamat Tahun Baru 2026,” teriak massa yang berkumpul di Bundaran HI.

Tepat pukul 00.00 WIB, langit Jakarta dihiasi pertunjukan drone. Namun, di waktu bersamaan, suara petasan dan terompet tetap terdengar bersahutan di sekitar lokasi perayaan.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menerbitkan surat edaran terkait larangan menyalakan kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026.

Kebijakan itu berlaku untuk seluruh kegiatan berizin, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun pihak swasta.

“Saya segera memutuskan, kembang api menurut saya tidak perlu ada. Pakai drone saja cukup,” kata Pramono.