Josep ‘Pep’ Guardiola, pelatih kepala Manchester City, merayakan kemenangan setelah pertandingan Liga Primer antara Manchester City dan Burnley di Stadion Etihad pada 27 September 2025 di Manchester, Inggris. (Foto: James Gill – Danehouse/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Laporan mengejutkan datang dari kancah sepak bola Eropa. Juru taktik jenius Manchester City, Pep Guardiola, dikabarkan bersedia mendengarkan dan mempertimbangkan tawaran untuk menjadi pelatih kepala Tim Nasional Italia (Gli Azzurri) pada musim panas mendatang.
Mengutip laporan dari surat kabar ternama asal Italia, La Gazzetta dello Sport pada Jumat (24/4), masa depan Guardiola di Etihad Stadium saat ini dinilai masih jauh dari kata pasti, meskipun pelatih berkepala plontos itu masih memiliki sisa kontrak satu tahun yang baru akan kedaluwarsa pada Juni 2027.
Laporan tersebut mengindikasikan bahwa jika pelatih asal Spanyol itu memutuskan untuk meninggalkan Manchester City, ia dipastikan tidak akan menerima tawaran untuk melatih klub lain.
Guardiola disebut lebih memilih untuk menjauh sejenak dari sepak bola level klub demi memulihkan diri dari stres dan tekanan tinggi selama bertahun-tahun menukangi skuad The Citizens.
Namun, hal ini tidak berarti ia akan mengambil cuti panjang (sabatikal) sepenuhnya seperti yang pernah ia lakukan pada tahun 2012 silam usai meninggalkan Barcelona. Mengambil alih kursi kepelatihan tim nasional, yang memiliki jadwal pertandingan lebih renggang dibandingkan klub, dinilai sebagai “kompromi” yang sangat ideal baginya.
Menunggu Pemilu FIGC dan Faktor Kedekatan Emosional
Di sisi lain, kursi kepelatihan Timnas Italia memang akan segera mencari nakhoda baru. Skuad Azzurri dijadwalkan akan menunjuk pelatih kepala anyar setelah tanggal 22 Juni mendatang, bertepatan dengan rampungnya proses pemilihan Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) yang baru.
Guardiola sendiri bukanlah sosok yang asing dengan kultur sepak bola Negeri Piza. Mantan gelandang tersebut pernah merumput bersama Brescia dan AS Roma semasa aktif bermain. Kedekatan dan ikatan emosional masa lalu inilah yang diyakini membuatnya terbuka untuk mempertimbangkan tawaran dari Azzurri.
Rumor ini turut mengundang respons dari legenda Timnas Italia, Leonardo Bonucci. Mantan asisten pelatih Gennaro Gattuso itu secara terbuka menyatakan bahwa Guardiola harus menjadi opsi utama bagi Presiden FIGC terpilih nanti.
“Saya pikir ini (mendatangkan Guardiola) sangat sulit, tetapi bermimpi itu tidak ada biayanya,” ujar Bonucci merepons rumor tersebut.
Sebagai catatan, pada tahun 2018 lalu, Guardiola memang tidak pernah menutup kemungkinan untuk berkarier di Italia suatu hari nanti. Meskipun pada beberapa tahun berselang ia sempat merendah dan berkelakar: “Setiap hal baik yang terjadi di Italia membuat saya bahagia, tetapi saya pikir saya lebih suka pergi ke Italia untuk berlibur daripada untuk melatih.”
Namun kini, dengan teka-teki masa depannya di Inggris yang mulai dipertanyakan, peluang melihat “Pep-Ball” di Timnas Italia kembali menjadi perbincangan panas.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













