Rekomendasi MSCI Penjarakan IHSG di Zona Merah

Iwan Medium.jpeg

Rabu, 24 Juni 2026 – 10:30 WIB

Bursa Efek Indonesia (Photo: Oleh Bursa Efek Indonesia – Gedung Bursa Efek, via Wikipedia)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,60 menjadi 6.138 saat pembukaan perdagangan Rabu (24/6/2026), proyeksinya tetap saja memburuk.

Dan, keputusan MSCI (Morgan Stanley Capital International) mempertahankan status Indonesia sebagai negeri Emerging Market (EM) dengan catatan, adalah salah satu pemicunya.

Catatannya, MSCI selaku penyedia indeks pasar saham yang menjadi acuan pemilik modal,  meragukan kelayakan investasi di Indonesia.

Karena sejumlah poin transparansi yang dinilai belum dijalankan otoritas bursa di Tanah Air. Padahal, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah mereformasi transparansi pasar.

Diperkirakan, IHSG masih berada dalam tekanan saat perdagangan hari ini. Sejumlah sentimen negatif, baik dari global maupun domestik, bakal memberatkan pergerakan pasar saham Indonesia.

Tim Riset CGS International Sekuritas Indonesia, menilai, pelemahan mayoritas indeks saham di Wall Street menjadi salah satu faktor yang dapat menekan pergerakan IHSG. Selain itu, koreksi harga komoditas juga berpotensi memengaruhi sentimen investor di pasar.

Di sisi lain, pasar juga masih mencermati keputusan terkait status penilaian pasar Indonesia yang diperpanjang hingga November.

Sentimen negatif lainnya datang dari masih dibekukannya proses rebalancing oleh MSCI yang dinilai dapat membatasi aliran dana asing ke pasar saham domestik.

“Diperpanjangnya status penilaian pasar hingga November dan masih dibekukannya rebalancing MSCI diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset hariannya.

Dengan berbagai sentimen tersebut, IHSG diperkirakan akan melanjutkan tren pelemahannya pada perdagangan hari ini.

Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG bergerak pada area support di level 5.990 hingga 5.880. Sementara itu, level resistance diperkirakan berada di kisaran 6.210 hingga 6.325.

Meski pasar diperkirakan bergerak melemah, sejumlah saham masih direkomendasikan untuk dicermati investor. Berikut daftar saham pilihan CGS International Sekuritas Indonesia:
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang