Lampaui Capaian Setahun Penuh, Laba Bersih CBDK Meroket 225 Persen Tembus Rp1,68 Triliun

Pengembang kawasan bisnis terpadu Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), membukukan kinerja keuangan yang sangat solid sepanjang semester pertama tahun 2026. Perseroan mengantongi laba bersih sebesar Rp1,68 triliun, atau melonjak tajam 225 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Pencapaian laba bersih hanya dalam kurun waktu enam bulan ini tergolong istimewa lantaran berhasil melampaui total raihan laba bersih perseroan sepanjang tahun penuh 2025.

Meroketnya laba bersih tersebut ditopang oleh lonjakan pendapatan usaha yang menyentuh Rp2,2 triliun, atau naik 84 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Keberhasilan ini sekaligus mengerek margin laba bersih perseroan secara signifikan menjadi 76 persen, naik drastis dari posisi 43 persen pada semester I-2025.

Penjualan Lahan Komersial Jadi Penopang Utama

Lompatan pertumbuhan laba yang jauh melampaui laju kenaikan pendapatan ini mencerminkan kian optimalnya proses monetisasi kawasan CBD PIK2. Kontributor utama pendapatan perseroan berasal dari penyerahan kaveling tanah komersial di area CBD PIK2 yang memiliki profil margin keuntungan sangat tinggi.

Tak hanya kaveling tanah, lini produk komersial seperti Bizpark PIK2 dan Rukan Milenial juga ikut melaporkan kontribusi penjualan yang positif.

Sementara dari segmen residensial, penyerahan unit hunian Rumah Milenial yang menyasar ceruk pasar generasi muda serta proyek hunian premium Permata Hijau Residence turut memperkuat postur pendapatan perusahaan.

Dorong Pendapatan Berulang Lewat Mega Proyek NICE dan Hilton

Hingga 30 Juni 2026, CBDK mengelola basis aset yang sangat tebal dengan total mencapai Rp22,2 triliun. Perseroan terus memperluas portofolio aset berwujud demi memperkuat struktur pendapatan berulang (recurring income) dalam jangka panjang.

Salah satu motor penggeraknya adalah mega proyek fasilitas MICE Nazarat International Convention & Exhibition (NICE) berkapasitas 104.000 pengunjung yang telah beroperasi sejak Agustus 2025. Fasilitas seluas kurang lebih 123.000 meter persegi ini terbukti sukses mendatangkan hingga 55 acara berskala besar sejak pertama kali dibuka.

Di saat yang sama, nilai aset tetap perseroan tercatat naik Rp126 miliar atau setara 28 persen. Peningkatan ini terutama didorong oleh penyelesaian pembangunan Hotel Hilton PIK2 yang berjalan sesuai target dan dijadwalkan mulai beroperasi pada paruh kedua tahun depan.

Steven Kusumo: PIK2 Makin Kokoh Jadi Pusat Ekonomi Baru

Presiden Direktur CBDK Steven Kusumo menyambut positif capaian impresif yang berhasil diraih perseroan pada separuh pertama tahun ini. Menurutnya, hasil ini membuktikan keandalan strategi perusahaan dalam membangun serta memonetisasi ekosistem kawasan terintegrasi di Tangerang, Banten, yang kini mengelola bank tanah (landbank) seluas 676 hektare.

“Hasil kinerja CBDK pada semester ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam terus membangun dan memonetisasi kawasan ekosistem terintegrasi PIK2. Di saat yang sama, perusahaan tetap berkomitmen untuk terus mengedepankan strategi pengembangan yang berkelanjutan agar tetap dipercaya para konsumen,” ujar Steven.

Steven menambahkan, dengan beroperasinya fasilitas NICE serta berjalannya proyek Hotel Hilton PIK2, perseroan optimis fondasi bisnis jangka panjang CBDK bakal kian solid.

“Dengan berbagai pengembangan infrastruktur dan produk yang terus berjalan, kami optimistis PIK2 akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi bisnis dan pusat aktivitas ekonomi baru di kawasan pesisir utara Jakarta,” pungkasnya.