Novak Djokovic pantang menyerah untuk mengejar gelar juara Grand Slam ke-25 meskipun petenis Serbia itu kalah pada babak final Australian Open, Minggu.(Foto: TM)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Ambisi Novak Djokovic untuk mengukir sejarah dengan meraih gelar Grand Slam ke-25 harus tertunda. Petenis veteran Serbia itu harus mengakui keunggulan bintang muda Spanyol, Carlos Alcaraz, dalam laga final Australian Open 2026 yang berlangsung Minggu (1/2/2026).
Kekalahan ini sekaligus memutus rekor sempurna Djokovic yang sebelumnya selalu menang dalam 10 final Australian Open yang ia mainkan.
Dalam duel yang memakan waktu tiga jam dua menit tersebut, Djokovic sejatinya mengawali laga dengan baik. Namun, petenis berusia 38 tahun itu mengakui performanya menurun di poin-poin kritis.
“Set pertama adalah salah satu set terbaik yang pernah saya mainkan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, forehand saya melemah di momen-momen penting. Itulah yang terjadi,” ujar Djokovic usai laga.
Hasil ini membuat rekor pertemuan (head-to-head) antara Djokovic dan Alcaraz kini imbang menjadi 5-5.
Alcaraz Cetak Sejarah Career Grand Slam
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi tonggak sejarah bagi Carlos Alcaraz. Pada usia 22 tahun, ia menobatkan diri sebagai petenis putra termuda yang berhasil menyelesaikan Career Grand Slam (menjuarai keempat turnamen Grand Slam: Australian Open, French Open, Wimbledon, dan US Open). Ini merupakan gelar major ketujuh bagi Alcaraz.
Djokovic pun tak segan memberikan pujian kepada rival mudanya tersebut. “Dia pantas mendapatkan semua pujian. Dia pemuda yang sangat baik, memiliki nilai-nilai yang baik, dan keluarga yang baik,” puji Djokovic.
Pantang Menyerah
Meski gagal mengangkat trofi, Djokovic menegaskan belum akan pensiun dan masih optimistis mengejar gelar ke-25. Terakhir kali ia menjuarai Grand Slam adalah pada US Open 2023. Sepanjang tahun 2025, ia konsisten mencapai semifinal di empat turnamen major namun gagal ke final.
“Saya selalu percaya saya bisa (juara lagi). Jika tidak, saya tidak akan berkompetisi,” tegasnya.
Djokovic, yang perjalanannya ke final diuntungkan oleh kemenangan Walkover (WO) atas Jakub Mensik dan mundurnya Lorenzo Musetti, dipastikan akan naik ke peringkat tiga dunia dalam rilis terbaru ATP.














